Guru Besar UI Ediasri T. Atmodiwirjo Meninggal Dunia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Prof.Dr. Ediasri T. Atmodiwirjo dikabarkan meninggal dunia Kamis (24/12/2020). Kabar ini dibagikan anggota Ikatan Alumni UI melalui pesan singkat.

“Hari kami para alumni mendapat kabar, telah berpulang mbak Aci (Prof.Dr. Ediasri T. Atmodiwirjo), yang telah mendidik kami di bagian Anak & Perkembangan. Innalillahi wainnaillaihi rojiun,” bunyi pesan tersebut.

Kabar meninggalnya Ediasri juga dikonfirmasi oleh psikolog lulusan UI, Oktina Burlianti, melalui pesan teks.

"Innalillahi wa innaillaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah Ibunda kami, Eyang Aci pada pagi hari ini Kamis, 24 Desember 2020 jam 02.18," menurut isi pesan yang diterima Health Liputan6.com Kamis (24/12/2020).

"Semoga Allah mengampuni segala dosanya, menerima amal ibadahnya dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-NYA. Aamin YRA."

Melansir laman ui.ac.id, Prof. Dr. Ediasri Toto Atmodiwirjo adalah psikolog sekaligus guru besar spesialis Anak dan Psikologi Perkembangan.

Selama menjadi guru besar ia berhasil menemukan berbagai inovasi salah satunya alat untuk deteksi dini berbagai gangguan pada anak usia 0-6. Hal ini mencerminkan kepeduliannya terhadap bidang perkembangan anak.

Karena kepeduliannya itulah, Ediasri memperoleh Piagam Penghargaan dari UNICEF pada tahun 2000 dan Piagam Penghargaan Menteri Negara Urusan Peranan Wanita pada 1990 atas gagasan dan keterlibatannya dalam Program Bina Keluarga dan Balita (BKB).

Program BKB adalah cikal bakal berkembangnya Program Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini (PPAUD) dari Departemen Pendidikan Nasional.

Riwayat Pendidikan

Guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Prof.Dr. Ediasri T. Atmodiwijo meninggal dunia. Foto: Iluni UI.
Guru besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Prof.Dr. Ediasri T. Atmodiwijo meninggal dunia. Foto: Iluni UI.

Ediasri yang lahir di Slawi, Tegal, 2 Januari 1942, masuk Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan meraih gelar Sarjana S1-nya pada 1 Oktober 1964.

Ia kemudian mengambil spesialisasi dalam bidang Psikologi Anak dan Perkembangan yang merupakan kerja sama Universitas Indonesia dengan Paedologisch Instituut Vrije Universiteit Amsterdam d pada 1981.

Disertasinya yang berjudul Latihan Konsep Prabilangan Sebagai Usaha Pengembangan Kemampuan Berpikir Matematis Dini (Penelitian pada anak tidak bersekolah umur 5 –6,5 tahun di Desa Rangkapan Jaya Depok) menghantarkannya meraih gelar S3 di Fakultas Psikologi UI pada 1 Mei 1993.

Karya-karya yang telah ia buat antara lain:

-Perkembangan Anak (1983)

-Buku Program Bina Keluarga dan Balita (1984)

-Pedoman Pembuatan Alat Permainan Program Bina Keluarga dan Balita (1989)

-Psikologi Anak Taman Kanak-Kanak (1990/1991)

-Pentingnya Stimulasi dalam Pengasuhan Anak (1996)

-Bernalar dan Berpikir Logis dalam Mata Pelajaran Matematika SD (1996)

-Mengembangkan Kreativitas Untuk Sukses (2004)

-Karya lainnya adalah Perkembangan Psikologi Anak Balita dan Pemantauannya (1996)

-The Impact of ICAI Cognitive Strategy Based on the Development of Self-Directed learning Capability from Junior and Senior High School Student (Penelitian URGE, 1996).

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)

Simak Video Berikut Ini: