Guru Besar Unhan Ungkap Urgensi Perpres Alpalhankam di Tengah Pandemi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Profesor Dr. Amarulla Octavian, guru besar ilmu pertahanan bidang sosiologi keamanan Universitas Pertahanan (Unhan), menilai urgensi rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) di tengah pandemi COVID-19 sangat tinggi.

Menurut pria yang juga Rektor Unhan tersebut justru ketahanan dan keamanan harus tetap siaga. "Ya kalau urgensinya tetap tinggi. Jangan sampai kita dengan adanya pandemi COVID-19 kita lupa dengan sistem ketahanan dan keamanan," ujarnya usai dikukuhkan sebagai guru besar ilmu pertahanan bidang sosiologi keamanan di Universitas Pertahanan, Kamis, 3 Juni 2021.

Justru, lanjut dia, di tengah pandemi COVID-19 ini sistem pertahanan keamanan rakyat semesta Indonesia tengah diuji. Oleh karena itu, pertahanan dan keamanan Republik Indonesia harus tetap siaga.

"Sistem pertahanan keamanan rakyat semesta kita diuji bagaimana Universitas Pertahanan, bagaimana Kementerian Pertahanan, bagaimana Mabes TNI, Mabes Angkatan, Mabes Polri semuanya tetap siap menjaga pertahanan dan keamanan di Republik Indonesia. Kita tidak boleh lengah. Kita memang fokus menghadapi pandemi COVID-19 tetapi pertahanan harus tetap siaga," ujar Amarulla.

Sebelumnya, Universitas Pertahanan (Unhan) mengukuhkan Laksamana Madya Dr. Amarulla Octavian sebagai Profesor (Guru Besar Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Sosiologi Keamanan Fakultas Keamanan Nasional (FKN) dalam sidang senat terbuka, Kamis, 3 Juni 2021.

Sidang senat dibuka Ketua Dewan Guru Besar Unhan Laksamana Prof Marsetio dan dihadiri Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M Herindra di Gedung Aula Merah Putih, Unhan, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel