Guru Besar UPI: Digitalisasi Pendidikan Jokowi Tingkatkan Kompetensi Guru

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof Deni Darmawan menyampaikan program digitalisasi pendidikan era Pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi terbukti mampu meningkatkan kompetensi guru. Terutama, lanjut dia, dalam tingkatan perguruan tinggi di Indonesia.

Digitalisasi mengharuskan semua pengajar dan siswa di seluruh tingkatan harus menyesuaikan diri. Menurut dia, sejauh ini program pemerintah di bidang digitalisasi Pendidikan telah menuai hasil yang baik.

“Kalau dalam pengukuran saya sebagai inovator kampus, kebijakan transformasi digital ke pendidikan bisa dibilang sukses. Misalnya saja sekarang ada yang guru enggak terbiasa dengan online menjadi bisa bahkan mahir menyampaikan materi di depan kamera,” kata Deni dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/12/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini transformasi teknologi menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari lagi. Termasuk dalam ruang lingkup dunia Pendidikan di Tanah Air.

Menurut Deni, sudah menjadi tuntutan dari adanya kemajuan zaman. Sehingga dirinya begitu setuju dengan program digitalisasi sekolah yang selama ini gencar digaungkan pemerintah.

“Kalau diukur itu (transformasi pendidikan digital) berhasil yah berhasil. Tapi pakai radius ruang lingkup kampus,” ujarnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Saling Sinergi

Oleh karena itu, Deni begitu berharap ke depan semua pihak terkait dapat saling bersinergi membangun digitalisasi kampus. Di samping pemerintah tetap fokus memeratakan transformasi digital ke seluruh wilayah Indonesia.

“Semua ini harus bersatu, disupport oleh infrastruktur tentunya anggaran dari pemerintah. Sehingga kita (kampus) terpanggil melakukan sesuatu yang konkret,” pungkas Deni.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel