Guru dan pendidik honorer sampaikan aspirasi ke Fraksi PAN DPRD DKI

·Bacaan 2 menit

Puluhan guru dan tenaga pendidik honorer swasta mendatangi Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta untuk menyampaikan aspirasinya menyusul telah diputuskan naiknya dana hibah untuk guru honorer di sekolah swasta dan PAUD sebesar 10 persen pada 2022.

Guru dan tenaga pendidik dari PGRI dan IGTKI ini diterima anggota dan penasihat fraksi PAN di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin.

Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, mengatakan, guru dan tenaga pendidik swasta datang menyampaikan aspirasi yang isinya menyatakan kesenjangan di dunia pendidikan.

"Misalnya guru ngaji itu gajinya ada yang Rp300 ribu, bahkan ada yang Rp100 ribu. Ini masih kalah sama bidang lainnya di DKI," kata Zita Anjani.

Menurut Zita, penyampaian aspirasi tersebut, karena adanya kesenjangan pendapatan dengan bidang lainnya. Para guru honorer ini meminta adanya kenaikan gaji yang lebih besar dengan besaran bisa di atas Rp1 juta.

Dalam RAPBD DKI tahun 2022 plafon anggaran dana hibah untuk guru honorer di sekolah swasta dan PAUD tahun 2022 naik menjadi Rp538,9 miliar.

"Jadi naik Rp50 ribu per orang. Ini masih sangat kecil ya. Kalau saya inginnya naik Rp1 juta, karena ideal menurut saya guru dapat Rp1 juta," ucapnya

Putri politisi PAN Zulkifli Hasan itu mengatakan, desakan dari para guru honorer, nominal tersebut bakal ditampung dulu, dan akan ditindaklanjuti kemudian.

"Tuntutan mereka lebih. Kalau mereka penginnya di atas itulah. Dia mendidik anak tapi dapat upahnya sangat kecil. Nah ini yang kita perjuangkan. Fraksi PAN itu konsisten pada masalah pendidikan," ucapnya.

Menurut Zita, aspirasi itu tidak hanya ditampung oleh DPRD, tapi diusahakan dapat terealisasi di tahun berikutnya.

"Kami ingin memastikan aspirasi dari organisasi ini masuk di dalamnya, termasuk untuk kenaikan honor. Tahun ini belum ada kenaikan, tahun depan ada kenaikan. Dari sebelumnya Rp500 ribu, jadi Rp550 ribu, dan menyasar ke semua sekolah dari jenjang SMA, SMP, SD, TK, hingga PAUD, semua dapat," tuturnya.

Baca juga: Dana hibah guru honorer DKI disepakati naik 10 persen pada 2022
Baca juga: Forum Honorer K2: Guru belum bisa tersenyum terkait status kepegawaian

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel