Guru di Parepare Suruh Siswanya Bersetubuh

TRIBUNNEWS.COM  PAREPARE, --Seorang guru di Kota Parepare, Sulsel, mencoreng nama baik pendidikan. Adalah AU, salah satu guru SMP di Parepare digelandang ke Kantor Polres Parepare, Selasa (20/11/2012) karena dituding melakukan pelecehan seksual terhadap siswanya berinisial AR. Guru yang mempunyai seorang istri dan anak itu kini diperiksa intensif di ruangan Unit PPA Polres Parepare.

Menurut pengakuan ayahanda AR, yang melaporkan kejadian ini kepada polisi, peristiwa tersebut sudah berlangsung lama. Ia mengetahui hal itu setelah memaksa anak laki-lakinya mengaku kenapa ada "cupang" (bekas ciuman) di leher anaknya.

"Saya tidak bisa berkata apa-apa setelah mendengar cerita anak saya yang diperlakukan bejat oleh gurunya sendiri. Saya terpukul, apalagi ibunya," ungkapnya pasrah.

Kasat Reskirm Polres Parepare AKP Emile R Hartanto kepada wartawan membenarkaan adanya laporan orangtua siswa yang mengalami dugaan tindakan pelecehan seksual. Menurutnya, pelaku langsung ditangkap saat sedang mengajar.

Lanjut Emile, yang paling mengejutkan adalah anak itu oleh oknum gurunya disuruh berhubungan badan dengan temannya, seorang siswi yang berinisial SF di ruangan ekstrakurikuler pada Minggu sore kemarin.

Adegan siswa dan siswi itu ditonton sendiri oleh oknum guru tersebut. Setelah pelaku bergairah, siswi disuruh keluar, lalu yang siswa disuruh melakukan oral seks terhadap pelaku.
"Usai melakukan adegan itu, pelaku memberikan hadiah kepada korban berupa handphone, tas dan baju kaos," jelas Emile.

Kini oknum guru mesum tersebut mendekam di ruang tahanan Polres Parepare. " Ia (pelaku, red) kami jerat dengan Undang-Undang Nomor 23 tentang perlindungan anak. Kami masih melakukan penyidikan apa masih ada saksi yang kita akan panggil," ungkap Emile.

Baca Juga  :

  • Perambah Hutan Kemungkinan Daftar Pasang Listrik PLN Lewat Online 14 menit lalu
  • Punya Empat KTP, Pimpinan Ponpes Darul Akhfiya Jadi Tersangka 28 menit lalu
  • Polsek Tapung Bekuk Perampok Truk CPO 49 menit lalu
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.