Guru Menggantung Asa Lewat Vaksinasi COVID-19

Lazuardhi Utama
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dalam program vaksinasi COVID-19 tahap kedua untuk mencapai target herd immunity, sebanyak 16 juta bulk vaksin COVID-19 termasuk 1,5 juta untuk overfill dari Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis, 25 Maret lalu.

Selanjutnya, vaksin dalam 9 envirotrainer ini akan langsung dibawa menggunakan 3 truk ke PT Bio Farma (Persero). Kedatangan bulk vaksin ini merupakan yang keempat sebagai perwujudan dari komitmen Bio Farma dalam penyediaan vaksin COVID-19 kepada pemerintah sebanyak 122,5 juta dosis.

Baca: Vietnam dan Indonesia, Masyarakatnya Paling Antusias untuk Divaksin

Dengan begitu, secara kumulatif, Indonesia memiliki sekitar 53,5 juta bulk vaksin. Total bulk vaksin yang tersedia saat ini telah mulai diproduksi oleh Bio Farma sejak 13 Januari tahun ini. Dari jumlah 53,5 juta bulk vaksin ini diperkirakan bisa menghasilkan sekitar 43 juta dosis vaksin jadi.

Selanjutnya, BPOM akan melakukan evaluasi 16 juta vaksin ini untuk menjamin keamanan, mutu, dan khasiatnya sebelum diedarkan dan dipergunakan dalam program vaksinasi COVID-19 nasional.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan juga menjelaskan bahwa guru sebagai petugas pelayan publik dan lanjut usia (lansia) sama-sama menjadi kelompok target vaksinasi.

Berdasarkan situs resmi Kementerian Kesehatan, Senin, 29 Maret 2021, sudah ada 4.476.761 petugas publik yang mendapat dosis pertama vaksin COVID-19 dari target sekitar 17 juta orang. Sementara baru ada 1.439.689 lansia yang mendapat dosis pertama vaksin dari target sekitar 21 juta orang.

Data tersebut update hingga Sabtu, 27 Maret kemarin. Sejalan dengan visi menjadi komunitas pendidikan yang berprestasi tinggi dan berguna bagi bangsa dan negara, Global Prestasi School aktif menggalakkan penerapan protokol kesehatan 5M serta mengimbau masyarakat untuk mendukung program vaksinasi COVID-19 yang digencarkan pemerintah.

"Kami berharap program vaksin ini bisa menjadi langkah awal agar aktivitas masyarakat Indonesia bisa berjalan kembali seperti sediakala, terutama para guru, serta dapat menciptakan herd immunity atau kekebalan imun," ujar Ketua Pelaksana Vaksinasi COVID-19 Global Prestasi School, Theresia Sabono.

Global Prestasi School bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi menggelar vaksinasi COVID-19 pada 18-19 Maret 2021 kepada kurang lebih dua ribu orang yang menargetkan guru hingga aparatur sipil negara (ASN) yang terdata oleh dinas kesehatan setempat.