Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Lingkungan Sekolah Bekasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang oknum guru ngaji berinisial FF (45) diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Aksi bejat itu dilakukan di lingkungan sekolah di Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi.

Dugaan pencabulan ini terjadi pada 22 Agustus 2022 lalu. Saat itu, FF melihat korban dalam kondisi pucat masuk ke dalam kelas bersama temannya.

FF menghampiri dan memijat tangan serta dahi korban. Tidak lama kemudian teman korban masuk ke dalam kelas.

"Tersangka kemudian mengajak korban pindah ke ruang kelas yang kosong," ucap Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki saat konferensi pers, Jumat (2/9).

Pelaku diduga melakukan aksi cabul terhadap korban di dalam ruang kelas yang kosong.

"Tersangka memasukan tangannya ke pakaian korban dan melakukan perbuatan cabul," ucap Hengki.

Pelaku kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Dia tetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 82 Jo 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak.

"Dengan ancaman hukuman maksimal lima belas tahun penjara," kata Hengki. [ray]