Guru SMP Unggah Foto Bugil di FB

Laporan Wartawan Surya,Adrianus Adhi

TRIBUNNEWS.COM,TUBAN - SU (28), seorang guru SMP yang tinggal di Desa Pakel, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban ditangkap polisi.

Guru SMP tersebut dijebloskan ke penjara lantaran menaruh lima foto bugil dirinya di akun Facebook miliknya.

Kejadian ini terungkap Polres Tuban menerima laporan ada kehebohan siswa dan warga terkait foto bugil SU itu.

"Laporan ini kami dapat seminggu lalu, setelah kami selidiki ternyata foto itu adalah SU. Dia kemudian kami tangkap di rumahnya kemarin (Rabu, 27/06/2013) malam," kata AKP Wahyu Hidayat, Kasat Reskrim Polres Tuban pada SURYA Online(Tribunnews.com Network), Kamis (27/6/2013) siang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, janda beranak satu itu ternyata menaruh foto itu bugil tidak sengaja. SU sebenarnya hendak mengirim foto hasil jepretannya sendiri pada Chandra, kenalanannya di facebook melalui MMS. Dia mengirim foto itu dengan maksud menyenangkan perasaan Chandra.

Celakanya, ketika mengirim lima foto bugil dengan pose yang berbagai ragam secara tak sengaja foto itu juga muncul di akun pribadi SU. Kejadian ini baru disadari SU setelah ia menjadi pergunjingan siswanya, lalu ditangkap polisi.

Wahyu mengatakan dalam pemeriksaan, SU juga mengelak dan mengaku dijebak oleh Chandra. "Walau mengaku seperti itu, pengakuan ini belum bisa dibenarkan. Karena yang memiliki password serta id facebook tersangka adalah tersangka sendiri," kata Wahyu di kantornya.

Selain itu, dari hasil penyelidikan polisi, identitas Chandra ternyata anonim. "Tersangka hanya mengenal korban melalui facebook. Dia tidak pernah bertatap muka dengan dia," kata Wahyu.

Atas kejadian ini, SU dijerat dengan Pasal 29, 34 dan 32 Undang-undang nomor 4 tahun 2008 tentang pornografi. Dia juga terancam dipenjara hingga 12 tahun karena perbuatan yang sebenarnya tak diinginkannya itu.

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.