Gus Ipul Tidak Risau Dukungan ke Kofifah

Kediri (ANTARA) - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengaku tidak risau dengan dukungan dari sejumlah kiai kepada Kofifah Indar Parawansa dalam persiapan Pilgub Jatim 2013.

"Semuanya masih dalam proses. Dukungan para kiai ke saya juga ada, tapi saya tidak etis jika mengomentari tentang dukungan ke Kofifah. Selain itu, saya juga tidak tahu, apakah dukungan itu serius atau tidak," katanya saat ditemui dalam acara peletakan batu pertama pembangunan pondok lansia (lanjut usia) di Kelurahan Tosaren, Kecamatan Kota, Kediri, Minggu.

Dia dikofirmasi tentang dukungan sejumlah kiai ke Kofifah yang dicetuskan dalam pertemuan di PP Tebuireng, Jombang.

Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada keputusan tentang posisinya di pilgub, apakah akan tetap bergandengan dengan Soekarwo atau menjadi calon Gubernur Jatim dengan menggandeng orang lainnya.

Menurut dia, saat ini masih melihat situasi dan terus melakukan komunikasi politik dengan partai. Hal itu disebabkan, partai yang bisa memutuskan ke depannya.

"Sampai saat ini masih belum. Pilgub juga masih lama, yaitu sekitar Agustus dan untuk pendaftaran sendiri masih sekitar April nanti," katanya mengungkapkan.

Pihaknya tidak ingin berkomentar banyak tentang belum jelasnya sikap NU dalam Pilgub Jatim. Namun, dia yakin sejumlah kiai mendukung dirinya dalam pencalonan di Pilgub Jatim nantinya.

Sebelumnya, hasil survei yang dilakukan lembaga Presisi Poll yang dirilis, Senin (18/12) melaporkan hasil survei tentang Pendapat Pimpinan Pondok Pesantren di Jatim Menjelang Pilkada Gubernur 2013, selisih elektabilitas Pakde Karwo dan Gus Ipul sangat tipis, hanya 2 persen saja.

Soekarwo menduduki posisi teratas dengan 35,3 persen suara, sedangkan Gus Ipul 33,3 persen. Di bawah keduanya, nama Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dengan 6,7 persen atau selisih yang cukup jauh, yakni 28,6 persen dari Pakde Karwo. 24,7 persen suara sisanya menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Pengasuh PP Tebuireng Jombang, KH Sholahuddin Wahid mengatakan, NU harus melakukan survei untuk memutuskan calon yang dianggap baik untuk mewakili masyarakat NU dalam Pilgub Jatim.

Ia menegaskan, dalam survei itu harus diketahui calon yang digadang-gadang bakal maju di antaranya Saifullah Yusuf dan Kofifah Indar Parawansa. Namun, NU dianjurkan tidak terlibat lebih jauh, dan hanya sebatas pada survei saja.

"Semua kembali pada survei. Dari situ, akan bisa diketahui keinginan dari masyarakat," kata Gus Sholah, sapaan akrab KH Sholahuddin Wahid.

Beberapa kiai juga telah menggelar pertemuan di PP Tebuireng, Jombang. Ada sekitar 27 kiai yang diundang dan mereka memutuskan untuk mendukung Kofifah kembali maju dalam Pilgub Jatim. Kofifah dinilai sosok yang bisa menandingi Soekarwo.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.