Gus Nuril: Isu SARA Tak Ada Gunanya

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Isu SARA menjelang pilkada DKI Jakarta putaran kedua semakin memanas. Pasangan calon yang maju di putaran kedua adalah Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) dan Joko Widodo (Jokowi)- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pengasuh Pondok Pesantren Abdurahman Wahid Soko Tunggal, KH.Nuril Arifin Husein yang biasa dipanggil Gus Nuril mengungkapkan isu SARA tidak dimunculkan untuk menyerang pasangan calon terutama Jokowi yang berpasangan dengan Ahok.

Gus Nuril di sela-sela acara PETIR di Kantor DPP Gerindra, Jakarta, Sabtu (8/9/2012) mengaku turun langsung meredam isu SARA di masyarakat. Ia mengatakan sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan kerukunan antar umat beragama. Selain itu Gus Nuril juga melihat Calon Gubernur DKI Jakarta Jokowi sebagai orang baik. Untuk itu, tidak ada gunanya isu SARA dimunculkan dalam Pilkada DKI Jakarta.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.