Gus Yaqut Sebut Belum Ada Alasan Pilkada 2020 Ditunda

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan, sampai sekarang tak ada alasan untuk menunda dihelatnya Pilkada 2020, mengingat berbagai tahapan sudah berjalan.

"Kenapa harus ditunda? Sementara keamanan sudah diterapkan. Setiap tahapan Pilkada sudah diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat dan ini dituangkan di PKPU dan peraturan Bawaslu," kata Yaqut saat dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020).

Pria yang juga duduk sebagai anggota Komisi II DPR RI ini menuturkan, sejauh ini tahapan Pilkada 2020 sudah berjalan baik. Meski banyak kekurangannya.

"Dengan segala kekurangannya, sudah lumayan," jelas Politisi PKB ini.

Di kesempatan berbeda, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal, mengatakan, sejauh ini, tahapan Pilkada 2020 relatif kondusif dan terkendali. Semuanya sudah diatur sesuai dengan protokol kesehatan.

"Dimasa pandemi Covid-19 mekanismenya melalui Protokol Kesehatan Covid-19 yang tertuang dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2020," jelas Safrizal.

Menguatkan Protokol Kesehatan

Safrizal mengungkapkan, daerah yang melaksanakan Pilkada justru ada penurunan jumlah zonasi yang berisiko tinggi, sedangkan di daerah yang tidak ada Pilkada, justru terjadi peningkatan.

"Jadi daerah yang ada Pilkada maupun tidak ada Pilkada ini sangat tergantung terhadap protokol kesehatan," tutur Safrizal.

Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ini mengajak, tahapan Pilkada yang pada saat ini pada tahapan kampanye untuk selalu berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19.

" Justru dengan Pilkada ini sebagai momentum perlawanan Covid-19, di daerah yang melaksakan Pilkada marak dan masif membagikan bahan kampanye berupa masker, hand sanitizer, sabun, alat/mesin mencuci tangan," tukas dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: