H-2 Lebaran, Jalur Puncak Masih Lancar

Merdeka.com - Merdeka.com - Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, terpantau ramai lancar di kedua arah, hingga H-2 Idul Fitri 1443 H, Sabtu (30/4) siang. Kemacetan hanya terjadi di beberapa titik, seperti di Pasar Cisarua dan Ciawi.

"Ini karena bersamaan dengan intensitas masyarakat untuk berbelanja cukup tinggi. Kami juga memberi perhatian serius karena berada di jalur utama," kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin.

Di sisi lain, Polres Bogor pun bekerja sama dengan para pengelola tempat wisata, hotel dan restoran untuk menyampaikan kondisi terkait jumlah kunjungan.

"Ya kami minta mereka update jumlah kunjungan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk pengunjung," kata Iman.

Ramai Seusai Idulfitri

Iman memprediksi lonjakan kendaraan di Kabupaten Bogor akan terjadi seusai Hari Raya Idulfitri. Saat itu banyak masyarakat akan menghabiskan waktu untuk berlibur.

Menurutnya, kawasan Puncak masih tetap menjadi destinasi utama berwisata bagi masyarakat. Pihaknya telah menyiapkan beberapa skema pengaturan lalu lintas.

"Seperti penerapan ganjil-genap (gage) untuk menekan kepadatan kendaraan. Kami secara situasional one way juga akan diberlakukan nantinya," kata Iman.

Polisi Siapkan Pos Pengamanan

Polres Bogor telah mendirikan lima pos pengamanan, pos terpadu dan pos pelayanan di Jalur Puncak. Fasilitas ini didukung 173 personel untuk mengamankan lalu lintas.

Pos-pos serupa juga didirikan di jalur alternatif Jonggol. "Kami berharap dengan pos yang telah disiapkan pengguna jalan dapat merasa aman dan lalu lintas lancar tanpa hambatan berarti," katanya.

Keseluruhan, terdapat 1.200 personel disiagakan untuk mengamankan Idulfitri 1443 H di Kabupaten Bogor.

Personel gabungan dari TNI/Polri dan Pemkab Bogor disebar ke 20 posko pengamanan arus mudik 2022. "Ada 20 posko pengamanan yang dilengkapi layanan vaksinasi bagi masyarakat. Ini untuk memastikan masyarakat mudik dengan sehat dan aman dari penularan Covid-19," katanya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel