H-6 Lebaran, Penjualan Tiket Pesawat Baru Mencapai 27 Persen

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, penjualan tiket pesawat belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Padahal momentum libur lebaran semakin dekat.

"Tingkat penjualan tiket perjalanan wisata, bila menilik dari reservasi tiket pesawat mudik Lebaran 2022, hingga kini masih normal atau belum mengalami kenaikan," tutur Sandiaga dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (26/4).

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan yang melakukan pemantauan reservasi tiket pesawat, belum ada kenaikan pembelian tiket. Per 17 April, tiket yang terjual baru mencapai 27 persen yang disediakan selama musim mudik lebaran.

"Hasilnya, per 17 April 2022 masih sebesar 27 persen," kata Sandiaga.

Pada 10 April 2022 lalu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan telah menyiapkan sebanyak 335 pesawat dari total 11 maskapai jelang masa mudik Lebaran 2022. Maskapai tersebut dapat menampung 8,7 juta pemudik yang diprediksi memilih pesawat sebagai transportasi menuju kampung halaman.

Sementara itu, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memproyeksikan mudik Lebaran tahun ini mampu meningkatkan okupansi kamar hotel hingga 8 persen. Peningkatan didorong antusiasme warga setelah dua tahun tidak pulang ke kampung halaman.

Musim libur lebaran tahun ini diperkirakan akan ada 80 juta orang melakukan perjalanan ke daerah asal. Dari jumlah tersebut sekitar 60 persen atau 48 juta pemudik akan melakukan perjalanan wisata di daerahnya.

Menilik data statistik pengeluaran wisatawan nusantara (wisnus) tahun 2020 yang lalu, rata-rata mencapai Rp 1,5 juta per orang. Sehingga diprediksi total pengeluaran para pemudik (wisatawan) yang mengunjungi tempat wisata tahun 2022 ini mencapai Rp 72 triliun. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel