H1, PJAA Catat Penurunan Laba Bersih 16,7%

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    Merdeka.com
    Potensi hasil laut senilai Rp 360 triliun raib

    MERDEKA.COM. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menilai, sejak Presiden SBY mengeluarkan Instruksi Presiden No.15 Tahun 2011 tentang Perlindungan Nelayan, armada perikanan nasional justru bertumpuk di perairan kepulauan. …

INILAH.COM, Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 16,70% dari Rp77,73 miliar pada semester pertama 2011 menjadi Rp64,74 miliar pada semester pertama 2012.

Pendapatan usaha perseroan naik 5,89% menjadi Rp452,56 miliar pada semester pertama 2012, YoY dari Rp427,36 miliar. Beban pokok pendapatan dan beban langsung naik menjadi Rp271 miliar, YoY dari Rp224,10 miliar. Demikian seperti dikutip dari keterangan yang diterbitkan, Jumat (21/9/2012).

Sementara laba kotor perseroan turun menjadi Rp181,56 miliar pada semester pertama 2012 dari periode yang sama 2011 sebesar Rp203,26 miliar. Laba bersih per saham dasar menjadi 40 YoY dari 49.

Liabilitas perseroan mencapai Rp464,52 miliar pada 30 Juni 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp557,80 miliar. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp1,18 triliun pada 30 Juni 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp1,17 triliun. Kas dan setara kas perseroan menjadi Rp227,76 miliar pada semester pertama 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp400,23 miliar. [ast] 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...