H1, PJAA Catat Penurunan Laba Bersih 16,7%

  • Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    Merdeka.com
    Rencana kenaikan harga BBM sudah rugikan pengusaha angkutan

    MERDEKA.COM. Wacana menaikkan kembali harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi telah membuat pengusaha transportasi rugi. Pasalnya, meski baru wacana, hal ini telah menaikkan harga penjualan komponen kendaraan.Ketua Umum DPP Organda, Eka Sari Lorena Soerbakti, mengaku sangat keberatan jika pemerintah menyetujui kebijakan tersebut."Karena pembicaraan seperti itu akhirnya harga sparepart naik. Tapi ketika BBM-nya tidak jadi naik dan sparepart-nya tidak turun lagi, kalau ada gosip mau naik …

  • Pantai Garut Kaya Abalon, 1 Kg Laku Rp 1 Juta

    TRIBUNnews.com

    TRIBUNNEWS.COM - Siapa sangka, abalon bisa didapat dengan mudah saat musimnya di pantai selatan Garut. …

  • Dunia dirgantara Indonesia sepi perhatian pemuda

    Dunia dirgantara Indonesia sepi perhatian pemuda

    Merdeka.com
    Dunia dirgantara Indonesia sepi perhatian pemuda

    MERDEKA.COM. Dunia penerbangan di Indonesia dewasa ini semakin bertumbuh. Tetapi, pertumbuhan tersebut tidak dibarengi dengan jumlah tenaga penerbang yang unggul.Hal itu membuat Asia Aero Flying Club merasa prihatin. Untuk mengatasi masalah tersebut, AAFC kemudian mencoba menarik minta generasi muda untuk mengenal dan mencintai dunia kedirgantaraan sipil."Kami ingin menginformasikan kepada masyarakat bahwa general aviation bukanlah hal yang spesial," ujar Ketua AAFC Robert Cau di sela acara …

INILAH.COM, Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 16,70% dari Rp77,73 miliar pada semester pertama 2011 menjadi Rp64,74 miliar pada semester pertama 2012.

Pendapatan usaha perseroan naik 5,89% menjadi Rp452,56 miliar pada semester pertama 2012, YoY dari Rp427,36 miliar. Beban pokok pendapatan dan beban langsung naik menjadi Rp271 miliar, YoY dari Rp224,10 miliar. Demikian seperti dikutip dari keterangan yang diterbitkan, Jumat (21/9/2012).

Sementara laba kotor perseroan turun menjadi Rp181,56 miliar pada semester pertama 2012 dari periode yang sama 2011 sebesar Rp203,26 miliar. Laba bersih per saham dasar menjadi 40 YoY dari 49.

Liabilitas perseroan mencapai Rp464,52 miliar pada 30 Juni 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp557,80 miliar. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp1,18 triliun pada 30 Juni 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp1,17 triliun. Kas dan setara kas perseroan menjadi Rp227,76 miliar pada semester pertama 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp400,23 miliar. [ast] 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...