Haaland Dipuji Meski Tak Bertaji Lawan Manchester City

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVAErling Braut Haaland tak bertaji saat Borussia Dortmund menghadapi Manchester City pada laga le kedua perempatfinal Liga Champions. Dortmund kalah 1-2 di kandang sendiri, Signal Iduna Park, Kamis dini hari WIB, 15 April 2021.

Sempat unggul lebih dulu melalui Jude Belingham, ManCity membalas melalui penalti Riyad Mahrez dan gol dari Phil Foden. Kekalahan ini mengakhiri langkah Dortmund di Liga Champions dengan kekalahan agregat 2-4.

Haaland tak mampu berbuat banyak pada laga ini. Begitu juga ketika Dortmund kalah 1-2 di Etihad Stadium pada leg pertama. Satu-satunya gol Dortmund pada laga itu dicetak oleh Marco Reus.

Jelas, penampilan Haaland di dua pertandingan sedikit menuai pertanyaan. Pasalnya, bomber muda asal Norwegia itu sebelumnya merupakan predator di depan gawang. Musim ini dia sudah mencetak 33 gol.

Mandulnya Haaland di dua laga ternyata tak menghilangkan rasa kagum manajer ManCity, Pep Guardiola. Dia menyebut, Haaland hampir tak bisa dibendung para pemainnya.

"Saya akan bilang bahwa pemain ini nyaris tak bisa dihentikan dan cara terbaik bertahan saat berhadapan dengan dia adalah tak membiarkannya menguasai bola," kata Guardiola, dikutip AS.

"Da ingin menguasai bola, mereka butuh bola, jadi (jangan biarkan mereka) menguasai itu. Untuk itu, kami harus bermain bagus dan mencoba untuk menjauhkannya dari kotak penalti kami," sambungnya.

Di sisi lain, Guardiola baru saja mencatatkan rekor di Liga Champions. Dia menjadi manajer terbanyak yang mampu menembus semifinal sebanyak delapan kali. Catatan itu sama dengan yang ditorehkan Jose Mourinho.

Selain itu, ManCity untuk pertama kalinya lolos ke semifinal di bawah komando Guardiola. Pada empat musim sebelumnya, langkah mereka mentok di babak perempatfinal.