Haaland, Mbappe Hingga Neymar Jadi Korban Kehebatan Guardiola

Muchamad Syuhada
·Bacaan 2 menit

VIVAManchester City meraih kemenangan atas PSG di leg pertama semifinal Liga Champions. Sempat tertinggal 0-1 di babak pertama, namun mereka bisa menutup duel dengan keunggulan 2-1.

Bermain di Parc des Princes Rabu malam 2 April 2021, ManCity kebobolan di menit 15 oleh tandukan Marquinhos yang memanfaatkan sepak pojok Angel Di Maria.

Namun di babak kedua, ManCity bisa membalas, bahkan membalikkan keadaan. Dua gol mereka masing-masing dicetak Kevin De Bruyne (64) dan Riyad Mahrez (71).

Kepiawaian manajer Pep Guardiola dalam membaca permainan patut diacungi jempol. Pada pertandingan ini terbukti dia bisa mencari sela untuk dapat bangkit dan keluar dari tekanan sang tuan rumah.

Lebih dari itu, meski kecolongan oleh gol Marquinhos, tapi Guardiola semakin membuktikan bahwa racikan pertahanan yang dibuat sangat manjur. Sebab dua penyerang terbaik PSG yang biasanya mengacak-acak pertahanan lawan, Neymar serta Kylian Mbappe, dibikin tidak berkutik.

Pundit yang juga mantan pemain ManCity, Owen Hargreaves, mencoba membuat publik sadar dengan kehebatan Guardiola yang satu itu. Dia rasa selama ini orang-orang cuma mengenal sang manajer dari penerapan gaya bermain yang atraktif dengan mengandalkan penguasaan bola, tapi tidak ada yang sadar bahwa ramuan mantan pelatih Barcelona itu di pertahanan juga sangat mengagumkan.

Di Premier League, Guardiola membawa ManCity menjadi tim dengan rekor kebobolan paling sedikit sejauh ini, 24. Sedangkan sepanjang gelaran Liga Champions, mereka baru empat kali kecolongan.

"Saya rasa Guardiola tidak banyak mendapatkan kredit atas fakta kalau ManCity adalah tim dengan pertahanan terbaik di Eropa sekarang. Mereka kebobolan paling sedikit di Premier League," kata Hargreaves dikutip Daily Mail.

"Mereka membuat Erling Braut Haaland yang biasanya menjadi mesin gol hanya menjadi pemain biasa. Bahan Mbappe dan Neymar yang memiliki momen bagus, namun bisa dikontrol oleh dua be ManCity, John Stones dan Ruben Dias," sambungnya.

Untuk Haaland, diketahui dia adalah top scorer sementara Liga Champions musim ini dengan 10 gol. Sedangkan bersama Borussia Dortmund, dia tampil sangat trengginas, mencetak 37 gol di semua kompetisi. Sayangnya ketajaman penyerang jangkung tersebut gagal dia tunjukkan dalam pertandingan dua leg pada perempatfinal melawan ManCity beberapa waktu lalu.