Habib Rizieq Pulang, Harun Masiku Jadi Trending Twitter

Fikri Halim, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 3 menit

VIVA – Di tengah ramainya pemberitaan tentang kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, pengguna media sosial Twitter malah ramai membicarakan Harun Masiku. Sampai-sampai nama Harun Masiku bercokol sebagai trending topic pada Kamis, 12 November 2020.

Harun Masiku adalah orang yang diduga terlibat kasus suap pengurusan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI dari PDIP periode 2019-2024, terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Harun disangka sebagai pemberi suap Wahyu seolah hilang ditelan bumi sejak lolos dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK, pada 8 Januari 2020. Namun, KPK yang dibantu aparat Kepolisian seluruh Indonesia belum juga berhasil menemukan dan membekuk Harun sampai detik ini.

Tweet terkait Harun mulai ramai dengan jumah cuitan mencapai 2.295 yang terpantau pada pukul 16.56 WIB. Lalu, kenapa Harun Masiku menjadi perbincangan oleh warganet di sela-sela kepulangan Habib Rizieq pada Selasa, 10 November 2020 lalu?

Usut punya usut, ini bermula saat politikus PDIP Henry Yosodiningrat yang meminta agar kasus-kasus Habib Rizieq tetap dilanjutkan kembali. Karena masih ada beberapa kasus Habib Rizieq yang belum dihentikan proses penyelidikannya.

Apalagi, Henry Yosodiningrat juga pernah melaporkan Habib Rizieq terkait dugaan pencemaran nama baiknya agar ditindaklanjuti lagi oleh Polda Metro Jaya. Henry mengaku hal ini dilakukan atas kemauannya sendiri, bukan karena adanya dorongan dari pihak lain.

"Jadi saya tidak ada kaitannya dengan pihak-pihak lain ya. Ketika merasa terhina dikatakan politisi yang berhaluan komunis, dikatakan memusuhi umat islam dikatakan, indekos di PDIP, saya anggap itu menyerang kehormatan saya," kata dia di Mapolda Metro Jaya pada Rabu, 11 November 2020.

Di dunia maya, akun Zara @zarazettirazr menuliskan ada yang ingin menumpang ketenaran dalam kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air.

"Kemaren ada yang ngomong: kepulangan IBHRS biasa-biasa aja, jangan dibesar-besarkan. Buktinya, baru pulang berapa hari kok BANYAK yang meramaikan dan membahas ya? Dari IPW sampai seleb, semua kayak NDOMPLENG tenar sama IBHRS?," tulis akun Zara dikutip pada Kamis, 12 November 2020.

Kemudian, akun Don Adam @DonAdam68 malah membuat sindiran halus terhadap politisi yang menganggap kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia jangan dibesar-besarkan. Don Adam mengaitkannya dengan kasus buronnya Harun Masiku.

"Menghilangnya Harun Masiku terlalu dikecil-kecilkan," tulis akun Don Adam.

Diketahui, Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, mengatakan penyidik KPK masih terus memburu politikus PDI Perjuangan Harun Masiku bersama penegak hukum lainnya.

"KPK bersama Polri tentu akan terus mencari keberadaan tersangka HAR (Harun Masiku), sekalipun belum berhasil menemukan keberadaan yang bersangkutan," kata Ali.

Dalam kasus suap ini, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara terhadap kader PDI Perjuangan, Saeful Bahri.

Majelis Hakim menyatakan, Saeful Bahri terbukti bersama-sama Harun Masiku menyuap Wahyu Setiawan melalui mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina. Sementara, Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio saat ini masih menjalani proses persidangan.

Sebelumnya diberitakan, Habib Rizieq sudah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 10 November. Dari video yang diterima tim VIVA, Habib Rizieq tidak sendiri tapi juga didampingi oleh istri, anak dan sejumlah kerabatnya.

Dengan menggunakan jubah putih beserta sorban putih, Habib Rizieq terlihat berjalan santai di atas travelator. Sambil membawa kopor dan tongkat Habib Rizieq terus berjalan menuju pintu keluar Bandara Soekarno Hatta

Menko Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan Habib Rizieq mempunyai hak hukum dan kewajiban hukum yang sama seperti warga negara lainnya. Sehingga kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia menurut Mahfud adalah hak yang harus dilindungi.

"Karena dulu juga waktu pergi, kita berikan haknya untuk pergi, bukan karena kita minta untuk pergi. Sekarang mau pulang kita berikan haknya untuk pulang, karena dia adalah warga negara yang hak-haknya harus dilindungi," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin, 9 November 2020.

Menurut mantan hakim Mahkamah Konstitusi ini, pemerintah masih mencatat bahwa Habib Rizieq pulang ke Indonesia juga untuk melakukan revolusi akhlak.

"Revolusi akhlak itu akan menimbulkan kebaikan, oleh sebab itu semuanya harus tertib. Silakan menjemput, tapi tertib, rukun dan damai, seperti yang selama ini dianjurkan oleh Habib Rizieq," kata dia. (ase)