Habib Rizieq Sentil Orang yang Pura-pura Arif saat Nabi Dihina

Fikri Halim
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pemimpin Front Pembela Islam, Habib Rizieq Syihab (HRS) menyentil masyarakat yang sering melemparkan opini agar masyarakat tidak marah walaupun Nabi Muhammad SAW dihina. Hal ini menanggapi kasus yang terjadi Prancis.

Dia menyebut kaum yang pura-pura bijaksana itu sebagai kaum Zindiq. Menurut istilah ilmu Fiqih atau hukum Islam, Zindiq adalah orang yang tidak berpegang teguh terhadap agama.

"Saya serukan juga kepada segenap umat Islam yang ada di tanah air tercinta, Indonesia. Abaikan saja kicauan kaum zindiq yang pura-pura arif, pura-pura bijak yang menyerukan kepada umat Islam agar tidak marah walaupun nabinya dihina," kata Habib Rizieq dari Mekah melalui akun YouTube Front TV, dikutip Senin 2 November 2020.

Baca juga: BMKG Prediksi Wilayah di Jabodetabek Ini Akan Turun Hujan

Menurutnya, itu adalah ajakan yang sesat dan menyesatkan. Padahal, lanjut Rizieq, mereka sendiri marah kalau organisasi atau tokoh mereka yang dihina.

"Padahal mereka-mereka yang menjual kicauan murahan tersebut, pada saat dirinya dihina, organisasinya dihina, tokohnya dihina kelompoknya dihina, bahkan mereka yang paling depan, paling marah," kata dia.

Rizieq menyebut, kaum tersebut juga kerap melontarkan sumpah serapah saat mereka dan organisasinya dihina. Bahkan, melaporkan hinaan itu kepada pihak yang berwajib.

"Tapi mana kala Nabinya dihina, mereka pura-pura arif dan pura pura bijak, ini kicauan zindiq, yang sesat dan menyesatkan," kata dia.

Rizieq mengajak umat Islam untuk menunjukkan pembelaan kepada Nabi Muhammad SAW. Terutama di Indonesia, akan digelar aksi 211 di Jakarta dan 411 di Bandung.

Terkait karikatur yang opininya digiring oleh kaum Zindiq itu, Rizieq menegaskan opini mereka adalah sesat.

"Abaikan ucapan kaum zindiq yang menyatakan bahwa karikatur itu bukan karikatur Nabi Muhammad. Karena tidak ada satu pun yang tahu dan tidak ada satu pun yang bisa atau boleh menggambarkan. Abaikan zindiq berlaku pura-pura arif padahal mereka adalah pengkhianat," tutur Rizieq.

Diberitakan sebelumnya, Habib Rizieq menyerukan aksi membela Nabi Muhammad SAW. Terutama kepada warga Ibu Kota Jakarta dan Bandung.

Dia meminta segenap umat Islam dan pencinta Nabi Muhammad SAW di mana pun berada untuk ikut setiap aksi. Hal ini menyusul pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron setelah heboh karikatur di majalah Charlie Hebdo.

"Dari Kota Suci Mekah Al Mukarramah, saya serukan kepada seluruh pencinta Nabi untuk ikut setiap aksi membela Nabi SAW di mana pun anda berada, ada aksi membela Nabi turun ikut serta. Tunjukkan rasa cinta, tunjukkan pembelaan kita kepada Nabi Muhammad SAW," ujar Habib Rizieq.

Teristimewa, lanjut dia, agar umat pembela Nabi Muhammad SAW ikut aksi pada 2 November 2020 di Jakarta yang disebutnya aksi 211 dan 4 November 2020 di Kota Bandung, yaitu aksi 411.

"Aksi 211 di Ibu Kota Jakarta dan Aksi 411 di Kota Bandung untuk membela Nabi Muhammad SAW yang telah dihinakan dilecehkan oleh Presiden Prancis, yang dihinakan dan dilecehkan oleh sebagian masyarakat prancis, oleh media-media prancis," kata dia.