Habis Foto Hot, Ada Lagi Video Syur Anita Hara?

TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah beredar foto ciuman hot ala perempuan yang diduga mirip presenter Anita Hara, kini muncul kabar miring baru. Masih ada lagi video dengan adegan syur mirip presenter kuis acara sepak bola itu.

Manajer Anita, Alle, mengaku tak tahu-menahu soal video syur itu. Sang manajer malah mengaku kaget kalau foto koleksi pribadi Anita Hara bisa tersebar di dunia maya.

»Dia (Anita) juga kaget. Enggak nyangka aja foto-fotonya bisa tersebar di Internet. Itu kan foto-foto pribadinya yang ada di BB-nya (BlackBerry) yang hilang," kata Alle saat ditemui di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu, 9 November 2011. »Soal video saya tidak tahu.”

Menurut Alle, artisnya itu kehilangan ponsel di pusat perbelanjaan karena dicopet beberapa waktu lalu. "Makanya kalau foto itu tersebar berarti dia juga yang menyebar," ujar Alle.

Selain Anita, pihak manajemen dan keluarganya pun kaget atas tersebarnya foto itu. Alle mengaku, Anita melalui manajemennya bakal mencari pelaku penyebaran foto itu dan melaporkannya ke pihak berwajib.

"Kami bakal menyelidiki siapa penyebarnya dan juga akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Tapi semua masih kita rembukkan bersama, kita lihat nanti perkembangannya seperti apa," kata Alle.

Anita Hara kaget bukan kepayang ketika mengetahui foto-fotonya itu beredar luas di Internet. Meski begitu, ia menolak berkomentar lagi. Alle, sang manajer, hanya mengatakan artisnya tidak sedang berada di Jakarta. "Dia masih sibuk kerja. Masih bolak-balik Jakarta-Surabaya. Makanya belum bisa kasih keterangan langsung ke teman-teman wartawan," tutup Alle.

YAZIR FAROUK

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.