Habis Hujan, Muncullah Kain Kafan dan Kerangka

TEMPO.CO, Kediri - Warga di Dusun Joho, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, digegerkan oleh kemunculan kerangka dan kain kafan di pemakaman umum. Jenazah-jenazah itu naik ke permukaan setelah hujan deras mengguyur desa itu seharian.

Munculnya sejumlah kerangka manusia dan kain kafan itu diketahui warga pagi tadi saat beraktivitas di pemakaman umum desa setempat. Mereka terkejut saat mendapati bagian jenazah itu muncul dari dalam tanah. "Siapa yang tidak kaget," kata Rozi, 38 tahun, warga dusun setempat, Selasa, 16 April 2013.

Menurut Rozi, kain kafan dan potongan kerangka itu terselip di antara akar pohon Bulu yang tumbang. Pohon berdiameter besar itu ambruk setelah diterjang angin kencang yang mengiringi hujan deras, Senin malam, 15 April 2013. Pohon tersebut tercerabut dari dalam tanah dan membawa keluar kerangka-kerangka jenazah ke permukaan. 

Selain mengangkat kerangka jenazah, batang pohon itu juga merobohkan pagar pemakaman desa. Kontan saja hal itu mengundang perhatian warga yang ingin menyaksikan kemunculan jenazah dari dalam tanah. Beberapa warga khawatir jenazah tersebut adalah jenazah keluarga mereka. "Kami menguburkannya lagi," kata Rozi.

Hujan yang mengguyur deras kemarin juga menumbangkan puluhan pohon dan lampu penerangan jalan di sejumlah ruas. Hingga saat ini, upaya pembersihan dan pemotongan ranting terus dilakukan Dinas Lingkungan Hidup setempat. "Kami imbau warga berhati-hati saat hujan," kata Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Kediri Edhie Purwanto.

 

HARI TRI WASONO

 

Berita Populer Lainnya:

VIDEO Bom Meledak di Boston, #prayforboston

Bom Boston, Ini Kesaksian Jurnalis Boston.com

Ustad Indonesia Orang Berpengaruh di New York

Ini Dia Vicky Vette si Penggoda Akun @SBYudhoyono 

Bom Boston Sebenarnya Ada 7, Meledak 2

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.