Hadapi Arus Mudik, Pelni Jamin Keamanan Penumpang

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang sebulan sebelum terjadi arus mudik lebaran. Kepala Cabang PT Pelni Pangkalpinang, Kamaruzaman, di Pangkalpinang, Jumat (27/7), menegaskan semua armada kapal telah selesai di docking (perawatan) sebulan sebelum arus mudik.

"Kapal-kapal yang akan mengangkut penumpang mudik sudah dicek semua, kerusakan telah diperbaiki dan ruangan-ruangan telah dibersihkan," kata Kamaruzaman.

Selain itu, dia mengatakan, kelengkapan keamanan penumpang seperti sekoci dan jaket pelampung sudah tersedia sesuai kapasitas kapal. "Semua sudah siap, jaket pelampung dapat diambil dari setiap bawah jok penumpang, jumlahnya melebihi penumpang dan anak buah kapal demi keselamatan," kata dia.

Hampir seluruh kapal dalam armada Pelni adalah kapal yang dibangun oleh galangan kapal di Jerman. Umumnya, kbin penumpang dibagi menjadi kelas 1, kelas 2, kelas 3, dan kelas ekonomi. Kabin terbaik adalah kelas 1A diikuti dengan kelas 1 B, kelas 2A, kelas 2B, kelas 3, dan kelas ekonomi. Penumpang kelas ekonomi tidur beramai-ramai di sebuah kamar yang dilengkapi kasur.

Kamaruzaman meyakinkan, seluruh fasilitas tersebut telah diperiksa secara seksama oleh Pelni untuk memastikan kenyamanan penumpang. "Docking telah dilakukan di Jakarta dan Surabaya, semua untuk memastikan kapal dalam kondisi baik, jadi nanti penumpang tidak perlu khawatir soal keamanan, tinggal menyiapkan diri saja untuk keberangkatan," kata dia.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat