Hadapi Final Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Ingin Bawa Pulang Trofi ke Indonesia

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia sukses memastikan langkahnya ke final Piala AFF 2020 usai menang agregat 5–3 atas Singapura di empat besar. Berlaga di National Stadium, Skuad Garuda menahan imbang pasukan tuan rumah pada leg pertama dan unggul 4–2 di leg kedua.

Capaian tersebut mengantarkan Indonesia bersua dengan Thailand di partai puncak turnamen sepak bola bergengsi se-Asia Tenggara. Adapun, Timnas Thailand tercatat sebagai tim tersukses dalam sejarah pelaksanaan Piala AFF.

Skuad yang ditukangi oleh Alexandre Polking itu sebelumnya telah delapan kali menembus final, dengan lima di antaranya berbuah trofi. Di sisi lain, Timnas Indonesia hingga kini masih nirgelar, meski sudah lima kali melangkah ke partai puncak edisi sebelumnya.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengaku ingin mendaratkan trofi Piala AFF perdana di Indonesia. Akan tetapi, eks pemain Korea ini juga sadar ada harga yang perlu dibayar untuk bisa memenangkan turnamen.

“Jujur, saya memang ingin menjadi juara. Akan tetapi memenangkan trofi tidak terjadi begitu saja, hanya karena kita ingin menang. Menjadi juara adalah sesuatu yang datang ketika kita menampilkan hal terbaik di setiap pertandingan,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers virtual jelang final Piala AFF 2020 pada Selasa (28/12/2021).

“Sebagai kepala pelatih, saya telah menjadi juara sebanyak lebih dari 20 kali. Dari pengalaman tersebut, saya mencoba menerapkan strategi dan mentalitas yang sama kepada para pemain agar bisa memenangkan turnamen,” sambungnya.

Simak selengkapnya jadwal Piala AFF 2020/2021 dan jadwal Timnas Indonesia, juga hasil pertandingan dan klasemen dengan klik di sini.

Indonesia di Piala AFF 2020

Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)
Keceriaan Asnawi Mangkualam bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman usai memastikan lolos ke final. Ya, final keenam di Piala AFF seperti yang diisyaratkan lewat jari-jarinya, yang semoga berbuah gelar juara untuk yang pertama kali. (AP/Suhaimi Abdullah)

Pasukan Merah Putih sejatinya memiliki catatan cukup apik di Piala AFF edisi ini. Timnas Indonesia berhasil keluar sebagai juara Grup B setelah mengantongi tiga kemenangan dan satu hasil imbang di babak penyisihan grup.

Skuad Garuda juga tercatat menjadi tim paling produktif dengan capaian 18 gol sepanjang pelaksanaan Piala AFF edisi ini. Menariknya, gol tersebut dibukukan oleh sepuluh pemain berbeda.

Keberhasilan Indonesia melangkah ke babak final dan menjadi tim paling produktif, tak lepas dari keberanian Pelatih Shin Tae-yong dalam menempatkan sejumlah pemain muda di Skuad Garuda untuk Piala AFF 2020.

Indonesia vs Thailand

Pada Piala AFF 2016 yang merupakan edisi kesebelas dan diselenggarakan di Myanmar dan Filipina, Timnas Indonesia kalah dari Thailand  di partai final. Dalam laga dua leg, Indonesia menang 2-1 saat bermain di Stadion Pakansari, Bogor namun kalah 0-2 saat bermain di Thailand. (AFP/Lillian Suwanrumpha)
Pada Piala AFF 2016 yang merupakan edisi kesebelas dan diselenggarakan di Myanmar dan Filipina, Timnas Indonesia kalah dari Thailand di partai final. Dalam laga dua leg, Indonesia menang 2-1 saat bermain di Stadion Pakansari, Bogor namun kalah 0-2 saat bermain di Thailand. (AFP/Lillian Suwanrumpha)

Final Piala AFF 2020 antara Indonesia vs Thailand akan berlangsung dalam dua leg, yakni pada Rabu (29/12/2021) dan Sabtu (1/1/2022), di National Stadium Singapura.

Pertandingan ini merupakan kali keempat Skuad Garuda dan Tim Gajah Perang bertemu di partai puncak. Dilansir dari Liputan6.com, kedua tim sempat melakoni laga serupa di Piala AFF edisi 2000, 2002, dan 2016.

Rekor Pertemuan Indonesia vs Thailand

Pada final Piala AFF 2000, Thailand di bawah komando pelatih Peter Withe menang telak atas pasukan Indonesia. Tim Gajah Perang berhasil menumbangkan Skuad Garuda dengan skor akhir 4–1. Momen ini kembali terulang di Piala AFF edisi 2002.

Unggul lebih dulu berkat gol dari Chukiat Noosarung (‘26) dan Therdsak Chaiman (‘38), Thailand dipaksa bermain hingga perpanjangan waktu dan adu penalti oleh Skuad Garuda. Akan tetapi, Tim Gajah Perang lagi-lagi menunjukkan kemapanannya dengan menang dramatis 4–2 lewat adu penalti.

Empat belas tahun berselang, Thailand berjumpa dengan Indonesia di babak final Piala AFF 2016. Kalah 1–2 pada leg pertama, wakil Negeri Gajah Putih sukses membalikkan keadaan dan menang agregat 3–2 atas Indonesia, dengan mencetak dua gol di leg kedua.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel