Hadapi Persebaya, Madura United Belum Terbiasa Main Sore

Bola.com, Bangkalan - Madura United bakal melakoni pertandingan dengan situasi yang baru di laga pamungkas Grup A Piala Gubernur Jatim 2020. Laskar Sape Kerrab dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jumat sore (14/2/2020).

Masalahnya, Madura United selalu bertanding pada malam hari dalam dua laga Grup A yang sudah dijalani sebelumnya. Situasi berbeda dialami Persebaya, yang selalu bertanding pada sore hari dalam dua laga sebelumnya.

Skuat Madura United boleh saja merasa beruntung bisa bertanding di kandang sendiri. Mereka sudah tahu kondisi stadion itu. Tetapi, Greg Nwokolo dkk. juga sering bertanding pada malam hari.

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, sadar apa yang akan dihadapi oleh tim asuhannya ini akan menjadi kendala. Sebab, suhu Bangkalan pada sore dan malam hari sangat berbeda. Di sore hari, matahari masih sangat terik dengan suhu mencapai 35 derajat celcius.

"Saya tahu itu mungkin akan jadi kendala. Memang ini adalah bagian masalah yang harus kami hadapi. Yang harus kami tahu, di kompetisi Liga 1 2020 nanti, Madura United juga tidak akan selalu main malam, ada sore hari juga," kata Rahmad Darmawan.

"Sebelumnya, kami uji coba di Johor dan Terengganu, ada yang malam dan sore. Mungkin akan sedikit ada pengaruh kami main malam di turnamen ini. Mudah-mudahan tidak terlalu berdampak pada penampilan pemain kami," imbuh pelatih yang akrab disapa RD itu.

Hanya Butuh Imbang

Skuat Madura United berselebrasi setelah menjebol gawang Bhayangkara FC dalam laga pertama Grup A Piala Gubernur Jatim di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan (10/2/2020). (Bola.com/Aditya Wany)

Dalam dua laga terakhir, Madura United masih belum terkalahkan ketika bertanding di malam hari. Masing-masing berakhir dengan skor 1-1 kontra Bhayangkara FC (10/2/2020) dan menang 1-0 atas Persik Kediri (12/2/2020).

"Mentalitas pemain yang akan menentukan dengan menghadapi panasnya matahari. Ini penting untuk kami bisa beradaptasi. Ini juga jadi simulasi supaya kami selalu siap bermain dalam kondisi apa pun dan bisa memetik kemenangan," ucap pelatih berusia 53 tahun itu.

Madura United sudah mengoleksi empat poin dari dua laga. Mereka cukup menahan imbang Persebaya jika ingin lolos ke babak semifinal turnamen ini.