Hadapi Unggulan Pertama di Perempat Final Malaysia Open 2022, Apriyani / Siti Fadia Percaya Diri

Bola.com, Jakarta - Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menaklukkan unggulan enam, Nami Matsuyama/Chiharu Shida dari Jepang di babak 16 besar turnamen bulutangkis Malaysia Open 2022.

Apriyani/Siti Fadia menang straight game 21-16, 21-15 dalam laga yang berlangsung pada Kamis (30/06/2022) di Axiata Arena, Kuala Lumpur.

Mengalahkan Matsuyama/Shida sangat berarti bagi Apri/Fadia. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi lawan berat lainnya di perempat final Malaysia Open 2022. Yaitu, unggulan pertama asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

"Arti kemenangan hari ini (hari Kamis) pastinya bikin tambah percaya diri. Semoga besok (hari ini) kita bisa menampilkan penampilan seperti ini lagi," tutur Fadia.

Pesan Apriyani untuk Siti Fadia

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Sebagai seorang senior, Apriyani pun tidak lelah terus berpesan kepada Fadia untuk tidak berhenti belajar karena perjalanan pasangan ini baru dimulai.

"Saya selalu berpesan pada Fadia, jangan mengubah mind set. Sejauh-jauhnya kita melangkah sampai hari ini, kita belum apa-apa," kata Apriyani.

"Masih banyak yang harus kita pelajari dan harus selalu punya hati untuk belajar. Tahu tanggung jawab di dalam dan luar lapangan," pesan Apri.

Pelajari Kekuatan Lawan

Pasangan Indonesia, Apriyani Rayahu/Siti Fadia, saat melawan wakil Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard, pada laga final cabang olahraga bulutangkis SEA Games 2021 di Bacqiang Gymnasium, Minggu (22/5/2022). Indonesia menang dengan skor 21-17 dan 21-14. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)
Pasangan Indonesia, Apriyani Rayahu/Siti Fadia, saat melawan wakil Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard, pada laga final cabang olahraga bulutangkis SEA Games 2021 di Bacqiang Gymnasium, Minggu (22/5/2022). Indonesia menang dengan skor 21-17 dan 21-14. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Mengenai kemenangan atas Matsuyama/Shida, Apriyani/Siti Fadia menyebut telah mempelajari kekuatan lawan sejak jauh hari.

"Sejak dua hari yang lalu, saya sudah pelajari permainan mereka," Siti Fadia menuturkan.

"Kita fokus tadi di pukulan satu-dua awal, itu tidak boleh lepas. Setelah itu, kalau reli-reli kita main safe saja," sambungnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel