Hadiri Sidang Cerai, Suami Lulu Tobing Pilih Diam

·Bacaan 2 menit

VIVA – Sidang cerai antara Lulu Tobing dan Bani Maulana Mulia digelar di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Selasa, 22 Juni 2021. Sidang beragendakan pembacaan surat gugatan. Selama sidang, hanya pihak Bani Maulana beserta kuasa hukum yang hadir. Sementara Lulu Tobing hanya diwakili oleh kuasa hukumnya.

Bani Maulana hadir ke area pengadilan sejak pukul 09.50. Ia datang dengan mengenakan keja putih dan double masker yang menutupi sebagian wajahnya. Setelah sidang, Bani memilih diam. Ia tidak menjawab satupun pertanyaan dari para peliput.

Lulu Tobing menggugat cerai Bani pada tanggal 18 Mei 2021. Gugatan cerai tersebut masuk ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat dengan nomor perkara 783/Pdt.G/2021/PA.JP. Lulu merasa kehidupan pernikahannya dengan Bani sudah tidak harmonis. Hal itu, yang jadi alasan Lulu Tobing mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Pusat.

"Karena ini masalah perkawinan, tidak harmonis ya (alasan) dia mengajukan ke pengadilan," ujar Abdullah selaku Panitera Pengadilan Agama Jakarta Pusat ditemui di kantornya baru-baru ini.

Lulu Tobing menikah dengan Bani Mulia sejak 2019. Sebelumnya, Lulu Tobing pernah membina rumah tangga dengan cucu Presiden ke-2 RI, Soeharto, anak dari Mbak tutut, Danny Bimo Hendro Utomo. Mereka menikah sejak 16 September 2006.

Sebelum menikah, Lulu sempat mengikuti keyakinan Danny dan menjadi muallaf. Pernikahan mereka berakhir pada 2016. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti mengenai alasan Lulu Tobing ingin mengakhiri rumah tangganya.

"Itu saya enggak bisa menyampaikan di sini. Jadi keharmonisannya itu, kan dia nikahnya baru, kemudian selama itu, berkembangnya waktu ya tidak harmonisnya itu bisa diperkirakan saja," kata Abdullah.

Nama Lulu Tobing mulai tenar sejak 1998 saat membintangi Tersanjung 1, 2 dan 3. Terakhir kali Lulu Tobing muncul di Sinetron melalui Bunga Kasih Sayang pada 2006.

Lalu Lulu Tobing mulai aktif di film layar lebar melalui Aku Ingin Menciummu Sekali Saja di 2002, Negeri 5 Menara (2012), Dua Garis Biru (2019) dan terakhir muncul di Yang Tak Tergantikan (2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel