Hadiri Sidang Jerinx, Dokter Tirta: Saya Sempat Dilarang Datang ke Bali

·Bacaan 2 menit
Dokter Tirta dan Jerinx SID. (instagram.com/dr.tirta)
Dokter Tirta dan Jerinx SID. (instagram.com/dr.tirta)

Liputan6.com, Denpasar Sidang kasus yang menimpa drummer Superman Is Dead (SID), Gede Ary Astina atau Jerinx mengagendakan pledoi atau pembelaan terdakwa Jerinx dan kuasa hukumnya. Sidang lanjutan tersebut digelar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (10/11/2020).

Ada yang menarik pada sidang kali ini. Ya. kehadiran Dokter Tirta yang sengaja datang ke Bali. Dari pengakuan Dokter Tirta, dirinya sempat dihalang-halangi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali untuk hadir di persidangan Jerinx.

"Iya dari IDI Bali. Ketua IDI Bali dan emang dua minggu lalu sebelum tuntutan, saya harusnya datang ke sini sebelum pembacaan tuntutan dri JPU, tetapi ketua IDI Bali menelpon saya malam-malam, keberatan kalo saya datang ke sidang," kata saat ditemui di sela persidangan.

Ia mengaku Ketua IDI Bali saat menelpon dirinya menyatakan jika dokter Tirta datang ke sidang, itu seperti melawan teman sejawat. Padahal IDI berperan sebagai pelapor Jerinx, tapi malah Dokter Tirta mau datang ke persidangan dan mendukung Jerinx.

“Katanya seakan akan saya melawan teman sejawat. Padahal gak ada niat disitu. Saya menghormati kok keputusan teman organisasi yang menjadi saksi pelapor. Tapi kan IDI pusat kemarin dokter Adit di podcast bilang yowislah kita malah niatnya pingin mengkolaborasikan Jerinx kalau dia bebas, tapi kita menghormati hukum. Saya pun sama sebagai individu. Karena sayang saja masak karir seseorang hancur karena dua frasa kacung dan bubarkan," kata dia.

Dokter Tirta Dianggap Melawan Teman Sejawat

Sementara itu, nampak datang di persidangan Ida Rsi Bujangga atau ibu kandung penggebuk drum SID tersebut. Sang ibu yang telah menunggu putranya itu langsung memeluk Jerinx ketika hendak masuk ruang sidang.

Pertemuan ibu dan anak itu nampak dramatis. Kendati tau apa yang tengah difikirkan sang ibu, Jerinx nampak menunjukkan jiwa ksatria dan meminta sang ibu untuk tetap tenang sambil mengatakan sesuatu kepada sanga ibu.

Seolah mengetahui suasana hati ibunya, Jerinx berungkali mengucapkan kalimat. "Gak apa-apa sebentar lagi pulang," ujarnya kepada sang ibu sambil memeluk erat ibunya.

Sebelum menjalani sidang Jerinx mendapat percikan air suci atau biasa disebut air tirta dari sang ibu. Usai dipercik air tirta Jerinx bersimpuh dan mencium kaki ibunya. Seperti biasa ia juga memeluk dan mencium istrinya Nora Alexandra. Selanjutnya menyapa semua yang ada di ruang sidang.