Hadirnya GoTo Bawa Angin Segar bagi UMKM

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kolaborasi bisnis Gojek dan Tokopedia yang membentuk GoTo Group, dinilai sangat strategis bagi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Proses digitalisasi yang menyertai ekosistem itu menjadi kebutuhan dan solusi bagi jutaan UMKM, untuk semakin berdaya dan memperluas pasarnya.

“Masing-masing perusahaan punya kekuatan. Tokopedia punya platform UMKM dan bisa digitalisasi, dan Gojek backbone dalam bentuk transportasi. Ini perpaduan strategis yang bisa punya nilai lebih dalam penguatan UMKM kita,” ucap CEO dan Founder Wahyoo, Peter Shearer Setiawan, dikutip Selasa 18 Mei 2021.

Peter yang juga Pembina UMKM mengatakan, kolaborasi Gojek-Tokopedia menjadi terobosan penting yang dapat mendukung program pemerintah memperluas basis pasar sekaligus kapasitas bisnis para UMKM. Apalagi pelaku usaha kecil ini merupakan pondasi utama perekonomian Indonsia dalam berbagai situasi. Termasuk krisis ekonomi akibat Pandemi COVID-19 saat ini.

"Sinergi dalam GoTo ini akan memberikan banyak kemudahan bagi UMKM, baik dari sisi experience dan juga sisi pricing menjadi lebih menarik. Kita tahu bahwa logistik dan distribusi suatu hal penting bagi UMKM,” ungkapnya.

Aspek strategis lainnya adalah masing-masing pihak dalam kolaborasi GoTo mempunyai kekuatan berbasis teknologi. Peter meyakini bahwa tim teknologi dari Gojek dan Tokopedia mempunyai kemampuan yang mumpuni untuk mempercepat pengembangan bisnis UMKM.

“Ini akan bisa menjadi langkah digitalisasi lebih menyeluruh secara end-to-end. Kita dukung lahirnya GoTo ini sebagai momentum kebangkitan UMKM di era digital,” ujarnya.

Peter menambahkan, sebelum adanya GoTo, dua startup lokal itu sudah membentuk ekosistem yang solid dan besar. Tokopedia, misalnya, bukan sekadar layanan pasar online namun sudah ada kepemilikan di Bridestory dan Parentstory.

“Dilengkapi fasilitas dari Gojek di berbagai service seperti Go-Play, Go-Ride, Go-Foodnya. Saya rasa kolaborasi mereka mengisi satu sama lain. Harapan dari masyarkaat Indonesia dan khususnya UMKM adalah bisa akses aplikasinya 24 jam. Terlebih ada 100 juta active user di aplikasi mereka,” tambah Peter.

Dari aspek pembiayaan, hadirnya Gopay dalam super ekosistem GoTo juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi penguatan modal bagi para UMKM. Maklum selama ini banyak UMKM yang unbankable sehingga kesulitan mengakses modal.

"Kita berharap GoTo bisa menjadi bagian dari solusi pembiayan UMKM yang unbankable. Kita menunggu hasil kolaborasi GoTo untuk kemajuan UMKM dan ekonomi Indonesia," jelas Peter.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel