Hafiz Asal Bireuen Raih Beasiswa Kuliah di Yaman

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris
TRIBUNNEWS.COM, BIREUEN - Suasana Pesantren Ummul Ayman Samalanga, Bireuen sepi, Jumat (5/8/2011). Pasalnya, sebagian besar santri sudah pulang ke daerah asalnya karena libur panjang selama Ramadhan.

Namun ada beberapa santri yang tak pulang karena mereka belajar tambahan yaitu menghafal Alquran dan memperdalam kemampuan bahasa Arab serta ilmu agama lainnya. Seorang santri diantaranya, adalah Zamzami.

Anak pasangan Marzuki dan Maimunah dari Kota Langsa itu tak pulang kampung karena sedang mempersiapkan diri berangkat ke Yaman usai Lebaran Idul Fitri tahun ini guna melanjutkan pendidikan ke universitas terkemuka di negeri Timur Tengah tersebut.

Zamzami yang nantinya akan belajar di Fakultas Al Ahkaf Jurusan Syariat wal Qanun berangkat ke Yaman dengan beasiswa penuh dari Pemerintah Yaman selama lima tahun. Kepastian Zamzami berangkat ke Yaman setelah ia lulus pada tes yang dilaksanakan di Pesantren Al Ahkaf Bogor 16 Juni 2011. Ia adalah satu-satunya peserta dari Aceh yang bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai provinsi lain di Indonesia.

“Tes itu mengharuskan peserta menghafal Alquran dan wawancaranya menggunakan bahasa Arab oleh penguji yang terdiri dari pimpinan pesantren di Bogor,” ujarnya remaja kelahiran Desa Paya Meuligoe, Peureulak, Aceh Timur, 19 tahun lalu. Zamzami mendapat kepercayaan mengikuti tes itu mewakili Pesantren Ummul Ayman berkat sejumlah prestasinya selama belajar di pesantren tersebut.

Selain menjadi siswa teladan tingkat aliyah di pesantren pimpinan Tgk Nuruzzahri atau lebih dikenal dengan Waled NU itu, Zazzami juga beberapa kali menjadi juara dalam berbagai perlombaan di pesantren itu. Selain prestasi di sekolah, ia juga mampu berbahasa Arab dan Inggris serta mampu menghafal Alquran sebanyak tiga juz.

Dengan berbekal sebagai hafiz dan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris itu lah, remaja yang hobby membaca dan mengikuti sejarah Islam tersebut dalam waktu dekat dipastikan akan dapat mewujudkan impiannya untuk belajar ke Timur Tengah. Pasalnya, asa untuk bisa memperdalam ilmu agama ke kawasan jazirah Arab sudah lama dipendam Zamzami.

Ia juga berharap tiga adiknya yang kini menjadi santri di Ummul Ayman yaitu M Arif (16), Hafizah (15), Azzahrawani (12) serta teman-temannya yang lain di pesantren itu juga akan mendapat kesempatan belajar ke Timur Tengah seperti dirinya. Semoga! (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.