Hah... Anak-anak SD di Palu Tawuran

REPUBLIKA.CO.ID, PALU - Puluhan anak sekolah dasar negeri 10 Palu dengan sekolah dasar Muhammadiyah Palu, Jumat, terlibat tawuran. Tawuran itu terjadi saat para murid di dua sekolah itu sudah keluar sekolah sehingga tidak terkontrol lagi pihak sekolah.

Anak-anak sekolah tersebut tidak saja melibatkan siswa laki-laki namun juga siswa perempuan. Mereka membawa benda berupa potongan kayu dan bambu. Mereka tampil layaknya geng remaja dengan memasang aksesoris berupa anting-anting yang menempel di telinga.

Kedua pihak siswa tersebut saling pukul dengan kayu dan bambu. Seorang siswa SDN 10 diamankan oleh satpam di sekolah itu. Mereka terlibat tawuran di taman Gor Palu. Taman ini merupakan tempat pertemuan siswa kedua sekolah itu.

Kedua sekolah tersebut hanya dibatasi taman Gor. SDN 10 Palu terletak di Jalan Mawar dan SD Muhammadiyah di Jalan Ahmad Dahlan. Wartawan yang meliput bentrokan tersebut sempat diteriaki siswa. Bahkan mereka berani melontarkan kata-kata kotor kepada wartawan.

"Saya diteriaki. Mereka menunjuk-nunjuk wartawan dengan ucapan kata-kata kotor," kata Ala, wartawan televisi lokal Palu.

Diduga pemicu bentrokan tersebut gara-gara main futsal antara kedua sekolah tersebut, Kamis (19/4). Karena tidak menerima kekalahan, salah seorang murid dari SDN 10 melempar siswa dari SDN Muhammadiyah. SDN Muhammadiyah kemudian mengejar siswa dari SDN 10.

Masalah ini ternyata berlanjut sampai Jumat. Anak-anak tersebut bubar saat wartawan berdatangan mengambil gambar karena disangka polisi. Wakil Kepala SDN 10 Sudarko, membenarkan bahwa SDN 10 sudah dua kali terlibat tawuran. Pada 2011 lalu, mereka juga terlibat bentrok dengan SDN 6 Palu.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.