Hai Ladies, Ini 6 Hal yang Wajib Dipertimbangkan Sebelum Beli Tabir Surya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Penggunaan tabir surya (sunscreen) menjadi elemen yang penting dalam rutinitas perawatan wajah Anda. Kandungan SPF yang dimiliki dapat melindungi paparan sinar matahari secara langsung.

Mengingat, sinar matahari sendiri memiliki ultraviolet (UV) yang dapat merusak kulit Anda bila terpapar terlalu lama. Produk ini secara massal mulai diproduksi untuk melindungi kulit dan digambarkan secara kaya, mewah, dan dapat meningkatkan kualitas kulit Anda.

Namun, hal ini mungkin membingungkan bagi Anda untuk memilih produk apa yang tepat. Melansir dari laman VOGUE, ada beberapa cara memilih tabir surya yang cocok untuk Anda.

Pahami Dasar dari Tabir Surya

Pentingnya tabir surya telah dibuat sangat jelas selama beberapa tahun belakangan ini. Tidak hanya membantu melindungi dari paparan sinar matahari, tetapi juga pigmentasi dan penuaan dini.

Menurut kepala medis The Ageless Clinic Harshna Bijlani, coba pikirkan bahwa tabir surya sebagai pelindung pribadi untuk melawan penuaan dini dan pigmentasi pada kulit. Tujuannya agar Anda lebih terdorong untuk menggunakannya agar kulit tetap sehat dan awet muda.

“Bayangkan berapa banyak uang yang bisa dihemat untuk menghindari pigmentasi dan perawatan kulit. Hal itu bisa dilakukan dengan penggunaan tabir surya secara rutin,” jelasnya.

Lalu, apa alasannya SPF memiliki peran yang penting bagi kulit? Jawabannya adalah SPF (sun protection factor) mengacu pada kemampuan untuk memblokir sinar UVB masuk ke kulit agar tidak terbakar. Tingkat SPF dalam tabir surya tentunya menjadi tolok ukur waktu agar sinar UVB tidak masuk ke kulit.

“Jika Anda memakai SPF 30, Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk terbakar daripada tabir surya, sedangkan SPF 50 berarti 50 kali lebih lama,” jelas Biljani saat menjelaskan penggunaan tabir surya.

Coba Baca Kode Label Produk

Meski pakai makeup, sunscreen harus di aplikasikan berulang-ulang agar memberikan perlindungan secara optimal. (Unsplash,com/Cheyenne Doig).
Meski pakai makeup, sunscreen harus di aplikasikan berulang-ulang agar memberikan perlindungan secara optimal. (Unsplash,com/Cheyenne Doig).

Membaca komposisi yang terkandung harus mulai dibiasakan saat membeli produk. Umumnya, ada beberapa hal penting yang seringkali diabaikan oleh konsumen, khususnya perempuan karena mereka cenderung tergiur dengan harga diskon dibandingkan mengecek kembali komposisi di dalamnya.

PA+

PA+ adalah istilah paling umum yang tercantum pada tabir surya sehingga ini adalah hal yang paling wajib untuk Anda ketahui sebelum membelinya. Standar dari penilaian ini bertujuan mengetahui tingkat perlindungan yang ditawarkan oleh tabir surya terhadap sinar UVA.

Jika Anda memilih tabir surya dengan perlindungan PA+++, hal tersebut sudah cukup baik untuk melindungi kulit Anda.

Spektrum

Ada berbagai jenis paparan sinar matahari. Namun, jenis yang paling dapat merusak kulit adalah UVA dan UVB. Untuk UVB, paparan yang terlalu lama dapat menyebabkan rasa terbakar, sedangkan UVA dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit Anda, seperti bintik-bintik penuaan (flek hitam).

Oleh karena itu, tabir surya yang memiliki spektrum yang luas merupakan tabir surya yang dapat melindungi kulit Anda dari kedua jenis tersebut. Cara untuk mengetahuinya adalah melihat kandungan SPF dan ukuran UVA untuk peringkat PA yang diukur dalam tanda plus.

Teruji Klinis

Pastikan dengan benar bahwa produk tersebut sudah teruji secara klinis, misalnya di Indonesia dengan mendapatkan stempel BPOM sehingga aman untuk dikonsumsi kulit Anda. Hal ini termasuk faktor yang penting agar kulit Anda bisa terproteksi dengan benar.

Jika uji klinis tersebut tidak sesuai dengan standar, kemanjuran dari produk tersebut akan menghasilkan hasil yang tidak maksimal.

Non-comedogenic

Meski pakai makeup, sunscreen harus di aplikasikan berulang-ulang agar memberikan perlindungan secara optimal. (Unsplash,com/Annie Spratt).
Meski pakai makeup, sunscreen harus di aplikasikan berulang-ulang agar memberikan perlindungan secara optimal. (Unsplash,com/Annie Spratt).

Istilah ini ditujukan untuk mendefinisikan kategori produk yang diuji dan terbukti tidak menyebabkan penyumbatan pori-pori sehingga kemungkinan mengalami jerawat akan lebih rendah.

Jika produk yang dipilih berlabel non-comedogenic, berarti produk tersebut telah diproduksi dengan bahan-bahan tidak menyumbat pori dan kemungkinan berjerawat akan lebih minim.

Namun, jika produk yang sudah berlabel non-comedogenic masih membuat Anda muncul jerawat, harus coba dipastikan kembali untuk gunakan tester pada produk baru yang ingin dicoba⎼hanya jika Anda cenderung mudah berjerawat.

Hipoalergenik

Hipoalergenik atau hypoallergenic merupakan klaim perusahaan atau merek yang menyatakan bahwa penggunaan bahan yang digunakan aman sehingga tidak menyebabkan reaksi alergi.

Hal tersebut perlu dipastikan kembali karena kondisi dan jenis kulit setiap orang berbeda-beda. Meskipun sudah memiliki label hypoallergenic dan non-comedogenic, Anda tetap harus melakukan pemeriksaan ulang dan tidak hanya mengandalkan label tersebut.

Tahan Air

Produk water resistant hanya akan bertahan selama 40-80 menit setelah wajah Anda basah. Sementara itu, produk waterproof memiliki arti bahwa air sama sekali tidak akan menghilangkan khasiat dari produk yang dipakai.

Meskipun demikian, peraturan terbaru dari Food and Drug Administration (FDA) tidak mengizinkan adanya klaim ini dilakukan perusahaan karena pada dasarnya seluruh produk dipengaruhi oleh air.

Selain itu, alasan dibalik ini karena perubahan tersebut menunjukkan bahwa produk tabir surya yang ada hanya akan melindungi kulit Anda dari sinar matahari secara terbatas saja setelah terkena air/basah.

Reporter: Caroline Saskia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel