Hajar Juara Tinju Nasional, Prajurit TNI Masuk Dikawal Paspampres

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Pratu Alam Saputra baru saja menghajar juara tinju nasional, David Koswara di Balai Sarbini, Jakarta Selatan.

Dalam duel yang berlangsung selama dua ronde itu, prajurit Polisi Militer dari Batalyon Pengawal Protokol Kenegaraan (Yonwalprotneg) Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mampu membuat David Koswara bertekuk lutut di lantai.

Pratu Alam mengakhiri perlawanan petinju asal Purwokerto, Jawa Tengah itu setelah sebuah upper cut yang dilepaskannya dengan sangat keras mendarat mulus di rusuk kanan David Koswara.

Pukulan itu menyebabkan David tak berdaya dan hanya pasrah ketika wasit mulai menghitung dan memutuskan dia kalah dengan hasil kekalahan TKO dari Pratu Alam Saputra. Dan otomatis David Koswara gagal merebut sabuk juara kelas berat Tinju Nasional Championships KTPI 2021.

Nah, di balik semua keberhasilan Pratu Alam itu ada sebuah kejadian unik dan menarik di arena tinju tersebut. Jadi ternyata Pratu Alam dan tim memiliki cara yang khas saat memasuki arena pertarungan.

Jadi dari amatan VIVA Militer, Pratu Alam masuk arena tinju dengan dikawal ketat oleh anggota Paspampres berpakaian kemeja putih. Selain itu, dalam rombongan itu ada juga dua prajurit TNI berseragam lengkap PM.

Saat itu Pratu Alam muncul dari arah tribun penonton, dia berjalan di tengah-tengah rombongan Paspampres yang melakukan pengawalan. Prosesi ini mirip saat ketika Pratu Alam dan rekannya melaksanakan tugas pengamanan terhadap Presiden dan Wakil Presiden.

Perlu diketahui, Pratu Alam merupakan pemegang ranking 8 kelas berat Indonesia. Dia menghadapi David Koswara dalam kelas berat heavyweight +90,7 kilogram.

Ini merupakan pertarungan kedua Pratu Alam di ring tinju kelas nasional. Sebelumnya pada debut di tahun 2019, dia tampil gemilang dengan mengalahkan Michael Wattimena dengan TKO.

Tonton video Pratu Alam hajar David Koswara berikut ini:

Sementara itu, David Koswara yang ditumbangkan Pratu Alam di Balai Sarbini bukan petinju abal-abal lho. Walau kini usinya tak muda lagi, tapi dia pernah merajai berbagai ajang tinju nasional di berbagai kelas.

Saat pertama kali turun ke dunia tinju pada 1998, merebut gelar juara kelas ringan 61 kilogram Indonesia, usai mengalahkan Maxi Karamoy dalam 12 ronde.

Kemudian pada 2000, David Koswara merebut gelar juara kelas welter 66 kilogram setelah mengalahkan Usman Zakaria, juga dalam 12 ronde.

Setahun kemudian David membungkam Harmen Ajadato dan merebut gelar juara PABA (Asia dan Pasifik) kelas menengah junior 69 kilogram. Pada 2003, David merebut gelar juara kelas menengah 72 dari tangan Thompson Tasli. Dan David juga pernah membela Indonesia dalam ajang tinju SEA Games 2013.

Baca: Prajurit TNI Hilang, Kapten Tatang Alami Kejadian Tak Terduga di Hutan