Haji yang masih dirawat di Arab Saudi tinggal satu orang

Anggota jamaah haji Indonesia yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi tersisa satu orang setelah seorang haji asal Indonesia yang dirawat di fasilitas kesehatan di wilayah kerajaan itu dipulangkan ke Tanah Air pada Minggu (4/9).

Kantor Urusan Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah memulangkan anggota jamaah haji bernama Suherno dari Jeddah, Arab Saudi, menggunakan pesawat Saudia Airlines pada 4 September 2022 pukul 19.00 Waktu Arab Saudi.

"Alhamdulillah, Suherno sudah mendapat izin dari otoritas kesehatan Arab Saudi untuk kembali ke Tanah Air. Jamaah kloter 19 embarkasi Pondok Gede ini mendarat di Indonesia hari ini," kata Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam dalam keterangan tertulis pemerintah yang diterima di Jakarta, Senin.

Nasrullah mengatakan bahwa Suherno diantar oleh dua petugas dari Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Senin pagi.

Setibanya di Tanah Air, Suherno akan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan di Rumah Sakit Haji Pondok Gede.

Setelah pemulangan Suherno ke Tanah Air, anggota jamaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di Arab Saudi tinggal satu orang, yakni Abas Bahtiar dari kelompok terbang 3 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 03). Abas masih menjalani perawatan di Rumah Sakit An-Nur, Mekkah.

Nasrullah mengatakan bahwa Abas bisa dipulangkan ke Indonesia setelah otoritas kesehatan setempat menerbitkan Medical Information Form (Medif).

"Saat ini masih dalam proses penerbitan Medical Information Form dari pihak berwenang di Arab Saudi. Jika Medif sudah terbit dan dinyatakan laik terbang, kami akan segera antar pulang ke Indonesia," katanya.

Pada akhir operasional penyelenggaraan pelayanan haji 1443 Hijriah tanggal 18 Agustus 2022 tercatat ada delapan anggota jamaah haji Indonesia yang masih dirawat di rumah sakit di Arab Saudi.

Dari delapan orang yang menjalani perawatan tersebut, lima orang sudah dipulangkan ke Indonesia, dua orang meninggal dunia dan dimakamkan di Arab Saudi, dan satu orang masih menjalani perawatan.

Baca juga:
Pemerintah beri pendampingan bagi jamaah haji yang sakit
Haji yang sakit di Saudi jadi tanggung jawab pemerintah sampai pulang