Hajriyanto: 10 Partai Sudah Ideal

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Y Thohari menilai keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan hanya 10 partai memenuhi persyaratan sebagai peserta Pemilu legislatif 2014 sudah ideal.

"Peserta Pemilu idealnya hanya sekitar tujuh hingga 10 partai politik dalam proses penyederhanaan partai politik," kata Hajriyanto Y Thohari, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, keputusan KPU yang memutuskan hanya 10 partai politik sebagai peserta pemilu 2014 dari 34 partai politik yang mengikuti proses verifikasi administrasi dan faktual, merupakan kemajuan dalam proses demokrasi.

Jumlah 10 partai politik sebagai peserta pemilu, kata dia, merupakan jumlah yang paling sederhana sejak era reformasi.

Politisi Partai Golkar ini menggambarkan, pada pemilu 1999 diikuti sebanyak 48 partai politik, pemilu 2004 sebanyak 24 partai politik, serta pemilu 2009 sebanyak 36 partai politik.

"Keputusan KPU ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun demokrasi politik secara alami melalui impelementasi regulasi. Cirinya, pelembagaan partai politik semakin sederhana dan efektif," katanya.

Ketika ditanya soal adanya ancaman gugatan dari partai-partai politik yang tidak lolos verifikasi, menurut Hajriyanto, jika partai-partai politik tersebut akan melakukan gugatan hal itu merupakan langkah positif.

Menurut dia, gugatan melalui jalur hukum oleh partai politik yang merasa kurang puas juga merupakan amanah undang-undang yang akan diproses oleh lembaga penegak hukum.

Namun karena tahapan lainnya pada persiapan penyelenggaraan pemilu waktunya sudah mendesak, ia mengimbau agar lembaga penegak hukum bisa segera memproses gugatan dari partai-parrai politik yang mengajukan gugatan.


"Saya harapkan gugatan tersebut bisa diproses secepatnya sehingga tidak sampai mengganggu tahapan berikutnya," katanya.

Menurut Hajriyanto, meskipun hanya 10 partai politik yang lolos tapi secara ideologi sudah merepresentasikan kemajemukan yang mengakomodasi aspirasi bangsa Indonesia.

Dari 10 partai politik yang lolos, menurut dia, sudah mewakili budaya politik Indonesia, seperti nasionalisme kebangsaan, nasioalisme islam, serta kekuatan lainnya.

"Jumlah 10 partai politik ini sudah ideal. Saya harapkan jumlah ini bisa bertahan sampai beberapa kali pemilu mendatang," katanya.

Hajriyanto menambahkan, 10 partai politik yang lolos tidak menjamin seluruhnya akan berada di parlemen, tapi tergantung pada hasil perolehan suara pada pemilu 2014.

Jika ada partai politik yang perolehan suaranya masih lebih rendah dari 3,5 persen, menurut dia, maka partai politik tersebut akan gagal berada di parlemen.

"Ke-10 partai politik tersebut masih akan bertarung untuk berada di parlemen," katanya.

Sebelumnya, KPU memutuskan hanya 10 partai politik yang lolos verfisikasi dan berhak menjadi peserta pemilu legislatif 2014.

Keputusan tersebut diumumkan setelah melalui sidang pleno KPU yang berjalan alot, hingga Selasa dini hari.(rr)




Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.