"Hak" Gugat Kecurangan Pilkada Lebak ke MK

Lebak (Antara) - Pasangan Amir Hamzah-Kasmin (HAK) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait dugaan kecurangan pemilihan calon Bupati-Wakil Bupati Lebak, Banten, yang telah ditetapkan oleh KPU setempat dimenangkan Iti Octavia-Ade Sumardi (IDE).

"Kami hari ini atau sehari setelah penetapan calon bupati dan wakil bupati terpilih (Minggu/8/9) mengajukan gugatan ke MK," kata tim pemenangan pasangan `HAK` Iman Sampurna di Rangkasbitung, ibu kota Kabupaten Lebak, Senin.

Menurut dia, pihaknya tidak menandatangani hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak yang menetapkan pasangan `IDE` sebagai pemenang pemilihan bupati dan wakil bupati Lebak periode 2013-2019.

Hal itu disebabkan kemenangan `IDE` diduga banyak diwarnai kecurangan, kejanggalan, dan pelanggaran pilkada.

Karena itu, pihaknya akan mengajukan gugatan ke MK dengan membawa dokumen bukti-bukti terjadinya kecuranagn tersebut.

Gugatan ke MK itu untuk mencari keadilan dan kebenaran yang harus ditegakan, kata Imam Sampurna.

Dia berpendapat praktik kecurangan tidak boleh dibiarkan karena undang-undang menjamin dan memberikan ruang hukum untuk mencari pembenaran.

"Kami berharap gugatan ke MK ini bisa dikabulkan untuk mencari keadilan dan kebenaran," katanya.

Ia mengatakan kecurangan yang dilakukan pasangan `IDE` terstruktur dan sistematis antara lain adanya pengerahan dari kalangan pejabat sekretariat daerah (Sekda) hingga kepala desa untuk mencoblos pasangan IDE.

Selain itu juga terjadi `money politik` atau politik uang dan ada oknum camat yang mencoblos lebih dari satu kali.

"Semua dugaan kecurangan itu kami lengkapi dengan bukti-bukti, foto, termasuk rekaman video berisi keterlibatan pejabat daerah dalam pemenangan IDE," katanya.

Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Lebak pasangan IDE meraih 407.156 suara atau 62,37 persen, Amir Hamzah-Kasmin (HAK) mendapatkan 226.440 suara atau 34,69 persen.

Kemudian pasangan Pepep Faisaludin-Aang (Panglima) memperoleh 19.163 suara atau 2,94 persen.

"Karena itu, kami menetapkan pasangan IDE terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Lebak periode 2013-2019," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak Agus Sutisna.

Salah seorang saksi tim pemenangan pasangan `IDE` Eri mengaku dirinya lega setelah Iti Octavia-Ade Sumardi ditetapkan sebagai bupati dan wakil bupati terpilih.

Penetapan ini merupakan pilihan rakyat yang mendukung pasangan IDE pada pencoblosan pilkada.

"Kami yakin pasangan IDE mampu membangun Lebak ke arah yang lebih maju," katanya.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.