Hakim Ingatkan ART Sambo Bisa Dipidana Jika Keterangan Berubah-ubah

Merdeka.com - Merdeka.com - Bharada Eliezer alias Bharada E kembali menjadi persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Ada lebih kurang 13 saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan kasus kematian Brigadir J hari ini.

Salah satu saksi yang dihadirkan adalah Susi, asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Di awal persidangan, hakim bertanya soal awal mula Susi bekerja menjadi ART Sambo dan Putri. Dia bertugas sebagai juru masak dan bebersih rumah.

"Sejak 2020, di rumah Bangka," kata Susi yang mengenakan kemeja putih dan kerudung hitam, Senin (31/10).

Kemudian, setelah Lebaran 2022, Susi dipindah ke rumah Sambo yang berlokasi di Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Susi menceritakan, selain dirinya ada asisten lain juga yang bekerja untuk Sambo dan Putri.

Beberapa kali keterangan Susi dinilai hakim tidak konsisten. Salah satunya, ketika hakim bertanya soal Putri yang pindah ke rumah Saguling, dan keberadaan Sambo.

"Seja kapan pindah ke Saguling?" kata Hakim.

"2021," jawab Susi.

"Bulannya?" tanya hakim.

"Saya lupa," jawab Susi.

"Cepat sekali saudara nyatakn lupa. Ini pertanyaan saya pelan-pelan lho. Bukan ngejar saudara lho," kata hakim.

"Sejak kapan?" cecar hakim

"Sejak sesudah Lebaran 2021," kata Susi.

"Pada waktu itu saudara Putri juga ikut (pindah)?" tanya hakim lagi.

"Ikut," kata Susi

"Kenapa saudara Putri pindah?" cecar hakim.

"Saya tidak tahu," kata Susi.

"Tidak tahu atau tidak mau tahu?" kata hakim.

"Tidak tahu," jawab Susi.

"Setelah Putri pindah ke Saguling apakah saudara FS ikut pindah ke Saguling atau tetap di Jalan Bangka?" tanya hakim lagi.

"Pindah ikut ke Saguling," jawab Susi.

"Kalau keterangan Saudara berbeda dengan yang lain, Saudara bisa dipidanakan lho. Pikirkan dulu jangan jawab cepat-cepat. Saya enggak nanya langsung buru-buru jawab. Apakah saudara FS ikut pindah ke Saguling?" tanya hakim lagi.

"Ikut," kata Susi.

"Setiap hari?," tanya hakim.

"Tidak juga," jawab Susi.

"Seberapa sering saudara FS tinggal di saa? Atau tidak pernah sama sekali semenjak Putri pindah?" kata hakim.

"Sering ke Saguling," jawab Susi.

"Apakah tidur di sana menginap di sana?" kata hakim..

"Tadi saudara bilang tidak sering. Jawaban saudara berubah-ubah. Ada apa? Seberapa sering saudara FS tinggak di Saguling?" kata hakim terus mencecar. [lia]