Hakim Kasus John Kei Janji Abaikan Hercules

TEMPO.CO, Jakarta - Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menegaskan tak akan terpengaruh oleh tekanan kelompok massa yang dipimpin Hercules. Hakim memastikan nasib John Kei dan kawan-kawannya dalam kasus pembunuhan terhadap bekas Direktur PT Sanex Steel, Tan Hari Tantono, ditentukan hanya berdasarkan fakta dan bukti-bukti dalam persidangan.

 

»Kami tak akan terpengaruh siapapun," ujar hakim yang menjadi Pengawas Bidang Pidana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kasianus Telaumbanua, Jumat, 31 Agustus 2012. »Jika bersalah dihukum, jika tidak dibebaskan."

Kasianus menyatakan intervensi dari luar persidangan tidak akan mengubah persepsi majelis hakim yang memimpin sidang. Sebaliknya, terhadap kelompok-kelompok yang ada, dia meminta agar menghormati proses persidangan.

Kasianus menerima Hercules dan lima orang lainnya sebagai perwakilan dari ratusan massa yang datang berunjuk rasa ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mereka menamakan diri Pemuda Republik Indonesia dan menuntut John Kei dihukum seberat mungkin.

Hercules menolak kehadiran dia dan kelompoknya di gedung pengadilan, dan sebelumnya di kantor kejaksaan tinggi, disebut intervensi terhadap kasus hukum. "Kami lakukan ini damai dan tertib," ujar figur yang pernah terkenal dalam premanisme di Jakarta dan kini telibat dalam sayap sebuah partai politik.

Kelompok itu datang terkait dengan bentrokan berdarah memperebutkan jasa pengawalan terhadap sebuah bidang tanah kosong di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu lalu. Saat itu kelompok Hercules yang ada di lokasi tanah kosong itu mengaku diserang kelompok lain terkait kelompok pemuda asal Kei, Maluku.

Akibat bentrokan itu satu orang tewas karena ditembak polisi.

ANDI PERDANA

Terpopuler:

DPRD Depok Pertanyakan Kebijakan Nur Mahmudi

Cemburu, Suami Aniaya Istri hingga Tewas

Jakarta Barat Pecahkan Rekor Ketupat Terbanyak

98 Orang Tersangka Insiden Kelompok Hercules - Kei

Hercules Berunjuk Rasa Anti-John Kei di Pengadilan

DKI Bantah Laporan PPATK Soal Korupsi

Keluarga Korban Tak Puas Vonis 15 tahun Bui Afriyani

Ratusan Polisi Amankan Sidang Vonis Afriyani

Lokasi SIM Keliling Hari Ini

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.