Hakim Pragsono Penuhi Panggilan KPK di Kejati

Semarang (ANTARA) - Hakim karir Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang Pragsono memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di Semarang, Rabu, pukul 08.45 WIB.

Panggilan pemeriksaan KPK terhadap hakim Pragsono tersebut diduga terkait dengan kasus suap majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang dalam penanganan perkara korupsi APBD Kabupaten Grobogan.

Hakim Pragsono yang mengenakan seragam safari hijau tua tiba di Kantor Kejati Jateng di Jalan Pahlawan Semarang dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi N 4972 HE.

"Iya dipanggil, sama dengan Hartoyo (panitera Pengadilan Tipikor Semarang, red). Yang lainnya tidak tahu," kata Pragsono saat berjalan menuju lobi Kejati Jateng.

Setelah menyerahkan surat panggilan pemeriksaan ke petugas piket kejaksaan, Pragsono langsung masuk ke lift.

Panitera Pengadilan Tipikor Semarang Hartoyo juga terlihat tiba di Kantor Kejati Jateng sekitar pukul 09.40 WIB untuk memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jateng Eko Suwarni saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pemeriksaan hakim Pragsono dan Hartoyo merupakan wewenang KPK.

"Kejati hanya dipinjami tempat untuk pemeriksaan saja," ujarnya.

Seperti diwartakan, pada 17 Agustus 2012 pukul 10.00 WIB, tim KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua orang hakim "ad hoc" Pengadilan Tipikor di Semarang.

Kedua hakim tersebut adalah KM (Kartini Marpaung) yang merupakan hakim ad hoc Pengadilan Tipikor Semarang dan HK (Heru Kisbandono), hakim ad hoc pengadilan Tipikor Pontianak, keduanya adalah mantan pengacara.

Selain dua hakim, KPK juga menangkap SD (Sri Dartuti) yang merupakan adik kandung M. Yaeni di tempat terpisah dan diduga menjadi penghubung dengan orang yang perkaranya sedang diperiksa di Pengadilan Tipikor Semarang.

Dua hakim Pengadilan Tipikor Semarang yakni Pragsono dan Asmadinata sempat dimintai keterangan sebagai saksi pada sidang dengan terdakwa Kartini Marpaung, Heru Kisbandono, dan Sri Dartuti di Pengadilan Tipikor Semarang.

KPK juga telah mengajukan pengajuan kepada Ditjen Imigrasi tertanggal 1 Maret 2013 untuk memperpanjang pencekalan terhadap Pragsono dan Asmadinata selama enam bulan.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.