Hakim Ziyech Jadi Korban Strategi Thomas Tuchel di Chelsea

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Mega duel akan tersaji di babak 16 besar Liga Champions, Atletico Madrid menjamu Chelsea di leg pertama pada Rabu dini hari WIB 24 Februari 2021. Duel ini digelar di tempat netral, Arena Nationale, Bukares, Rumania.

Chelsea tentu diuntungkan di laga ini sebab lawannya bukan tampil di kandangnya. Modal berharga juga dikantongi, ya sejak dinakhodai Thomas Tuchel The Blues masih belum tersentuh kekalahan.

Chelsea tentu diuntungkan di laga ini sebab lawannya bukan tampil di kandangnya. Modal berharga juga dikantongi, ya sejak dinakhodai Thomas Tuchel The Blues masih belum tersentuh kekalahan.

Tuchel pun bicara perubahan nasib yang dialami Hakim Ziyech sejak mengambil alih posisi pelatih dari Frank Lampard di Chelsea. Tuchel memilih pemain lain di lini tengah ketimbang Ziyech.

Sebelumnya, eks Ajax Amsterdam ini selalu jadi andalan Lampard di lini tengah. Perannya sebagai gelandang kreatif juga kerap membantu Chelsea meski belakangan gagal raih hasil.

Tuchel pun menjelaskan alasan selalu mencadangkan Ziyech. Menurutnya, Ziyech dicadangkan karena alasan taktik.

Ziyech, yang dibeli dari Ajax Amsterdam, pada awal musim ini baru bermain dua kali di bawah asuhan Tuchel. Pemain asal Maroko itu bermain di laga debut Tuchel sebagai pelatih Chelsea saat melawan Wolves.

Kemudian, ia bermain hanya 70 menit saat Chelsea meladeni Barnsley di Piala FA. Selain itu, Ziyech selalu kalah bersaing dengan Mason Mount, Timo Werner, atau Callum Hudson-Odoi.

"Ini salah saya, ini keputusan saya. Ada pemain lain di depan Hakim yang membuatnya menderita saat ini. Itu adalah tanggung jawab saya, dia tidak bisa berbuat lebih banyak," ujar Tuchel dikutip dari Marca.