Hal-Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Bertemu Penyandang Disabilitas (2)

Liputan6.com, Jakarta Seorang jurnalis difabel bernama Raya AlJadir membagikan beberapa hal yang perlu dihindari ketika bertemu penyandang disabilitas. Hal ini ia rangkum dari pernyataan-pernyataan rekan difabel di beberapa grup.

Seperti dilansir dari disabilityhorizons.com, beberapa hal yang harus dihindari orang-orang ketika bertemu penyandang disabilitas antara lain:

Merasa kasihan

Orang yang memiliki disabilitas bukan berarti orang tersebut berada dalam situasi yang sangat buruk. Banyak orang dengan disabilitas dapat hidup dengan aktif.

"Ya mereka bisa saja menanggung rasa sakit, namun mereka lebih membutuhkan pengertian dan penerimaan ketimbang rasa kasihan," tulis Raya.

Asumsi palsu

Sebaiknya hindari memberikan asumsi-asumsi palsu pada penyandang disabilitas. Misal seperti berbicara "Kau beruntung punya teman yang peduli padamu dan membawamu keluar." Tidak semua orang dengan disabilitas tidak bisa keluar sendiri. Lagipula tugas seorang teman adalah menemani.

Contoh lainnya, "Kau beruntung memiliki ibu luar biasa yang peduli padamu." Tentu saja pernyataan ini tidak diperlukan. Kebanyakan ibu memang seharusnya merawat anak mereka dengan baik.

Jangan Menilai dari Keadaan Fisik

Salah menilai

Jangan menilai seorang difabel berdasarkan keadaan fisik. Tidak setiap orang dengan disabilitas membutuhkan bantuan atau memiliki kemampuan intelektual yang kurang.

Jangan berasumsi bahwa orang difabel tidak memiliki pendidikan atau tidak cukup pintar untuk diajak mengobrol. Banyak penyandang disabilitas yang berhasil lulus dari perguruan tinggi.

Jangan menegur anak atas kesalahan pribadi

Jangan berteriak atau menegur anak karena ia memandang dan bertanya-tanya mengenai disabilitas. Biasanya anak hanya meniru apa yang dilakukan orangtuanya.

Sebaiknya jelaskan pada anak secara rinci mengenai keadaan seseorang dengan disabilitas. Dengan demikian, anak akan lebih tahu dan tidak berperilaku salah terhadap penyandang disabilitas.

Mendoakan dengan suara keras

Mendoakan adalah sesuatu yang baik. Namun, mendoakan dengan suara keras di depan penyandang dan orang lain tentunya juga tidak membuat nyaman. Jika ingin berdoa, dapat dilakukan di dalam hati. Jangan sampai niat baik malah menjadi buruk.