Hal Tak Diduga Terjadi saat Petir Menyambar Mobil

Yunisa Herawati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Peristiwa petir menyambar mobil menjadi salah satu kekhawatiran pengguna jalan, saat mereka sedang berlalu lintas dalam kondisi cuaca hujan. Mereka takut akan tersengat tegangan listrik, saat petir menyentuh bodi mobil.

Baca juga: Komodo Ini Bisa Melesat 60 Km per Jam

Apalagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk tiga hari ke depan, yakni potensi terjadinya hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Hal itu akibat munculnya siklon tropis Molave di daratan Filipina, yang bergerak ke arah barat.

Banyak yang berpikiran, bahwa hanya rumah atau gedung yang bisa mengamankan diri mereka dari serangan petir. Namun, hal itu tidak sepenuhnya benar. Mobil juga bisa jadi pelindung yang aman, bahkan lebih baik ketimbang berada di luar.

Mungkin kamu berpikir, bagaimana bisa bodi mobil yang terbuat dari besi bisa melindungi semua penumpang yang ada di dalam. Sementara, besi menjadi salah satu material penghantar aliran listrik, termasuk yang ada di dalam petir.

Petir merupakan sebuah fenomena alam, di mana udara dingin naik hingga membentuk beberapa macam partikel. Ada partikel yang bermuatan positif, dan ada yang negatif. Gesekan keduanya menghasilkan aliran listrik, yang tegangannya bisa mencapai 1 miliar Volt.

Tidak semua hujan diiringi oleh petir. Tapi, ketika itu terjadi maka petir akan melepaskan energi ke Bumi dengan mencari jalur yang paling pendek. Itu sebabnya, mengapa di atas rumah banyak dipasang penangkal petir, yang besinya langsung dihubungkan ke dalam tanah.

Lantas, bagaimana dengan mobil? Dilansir VIVA Otomotif dari laman Lightningsafety, Senin 26 Oktober 2020, mobil menjadi pelindung bagi sempurna bagi makhluk hidup saat petir menyambar.

Hal itu dikarenakan bodi mobil yang terbuat dari besi berfungsi layaknya sangkar Faraday, di mana listrik akan mengalir pada bagian terluar dari besi tersebut.

Jadi, penumpang tetap aman di dalam kabin mobil, asalkan tidak menyentuh bagian yang mengandung besi. Untungnya, rata-rata bagian interior mobil dilapisi panel yang terbuat dari bahan plastik atau karet, sehingga aman jika disentuh.