Hamas Siap Menyambut Kedatangan DPR RI

Liputan6.com, Rafah : Sebanyak 10 anggota Komisi I DPR dan beberapa LSM tengah melakukan kunjungan ke beberapa negara seperti Mesir, Palestina, dan Yordania.

Seperti dilansir ANTARA, rombongan DPR tiba di Al Arish, Mesir Rabu (28/11/2012) petang dari Kairo, dan akan masuk Gaza pada Kamis (29/11/2012) waktu setempat.

Kepala Pelaksana Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Amman, Yordania, Muhammad Sahrul Murajjab menyatakan, parlemen Gerakan Islam Palestina (HAMAS) yang menguasai Jalur Gaza telah mempersiapkan akomodasi dan kendaraan untuk delegasi DPR-RI.

"Kepastian kesiapan akomodasi oleh pihak Gaza baru saja kami terima, sebelumnya rencana awalnya menginap di Al Arisy, Mesir, sekembali dari Gaza hari Kamis petang," kata Sahrul Murajjab di Al Arisy, Rabu (28/11/2012) malam waktu setempat.

Sahrul bersama Duta Besar RI untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi dan Ketua Delegasi DPR-RI Mahfudz Siddiq dalam pertemuan itu menyampaikan penjelasan singkat di hadapan rombongan Indonesia tentang persiapan ke Gaza.

Untuk diketahui, Palestina merupakan wilayah akreditasi KBRI Amman, maka pengurusan kunjungan DPR ke Gaza dilakukan koordinasi bersama dengan pihak KBRI Kairo.

Menurut Sahrul, awalnya pihak KBRI Amman menanyakan biaya akomodasi hotel di Gaza untuk penginapan delegasi DPR. Namun, parlemen Gaza bersedia menyiapkannya secara gratis.

Akomodasi yang disiapkan perlemen tersebut berjumlah 20 orang. Selain akomodasi, parlemen HAMAS juga menyiapkan jemputan bus dari Rafah ke Gaza.

"Ini menunjukkan antusiasme HAMAS menyambut kunjungan muhibah DPR-RI," kata Ketua Kaukus Palemen Untuk Timur Tengah, Komisi I DPR-RI, Muhammad Najib.

Rombongan Indonesia beranggotakan 39 orang. Mereka terdiri atas delapan anggota DPR, selebihnya adalah wartawan dan perwakilan beberapa lembaga bantuan kemanusiaan termasuk Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

"Rombongan Indonesia dari unsur pemerintah dan beragam lembaga swadaya masyarakat (LSM) ke Gaza ini menunjukkan kebersamaan dan koordinasi yang cukup baik di antara kita," kata Ketua Delegasi DPR yang juga Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq.

Awalnya delegasi DPR-RI itu beranggotakan 19 orang termasuk wartawan dan staf ahli, namun belakangan disusul 15 orang dari berbagai lembaga bantuan kemanusiaan.

Beberapa perwakilan LSM mengaku kesulitan masuk Gaza. Tetapi, berkat koordinasi yang baik dengan KBRI Kairo dan KBRI Amman, akhirnya bisa masuk Gaza. Seperti yang terjadi pada Direktur ACT, Doddy Cleveland. Ia membawa bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan yang akan di sumbangkan ke beberapa rumah sakit di Gaza.

"Kami sudah tiga hari tertahan di Rafah, tidak bisa masuk Gaza, tapi dengan adanya delegasi DPRI, kami bisa bareng ke Gaza," kata Doddy.

Dalam lawatan muhibah DPR-RI ke Gaza itu, para delegasi yang bakal diterima parlemen dan Perdana Menteri Ismail Haniyeh akan mengunjungi Rumah Sakit Shifa, tempat banyak korban gempuran Israel dirawat, dan meninjau pembangunan Rumah Sakit Indonesia. (RZK)