Hamil 6 Minggu, Jemaah Calon Haji asal Demak Dipulangkan

Merdeka.com - Merdeka.com - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo memulangkan seorang jemaah calon haji asal Kabupaten Demak. Jemaah yang tergabung dalam kloter 6 terpaksa dipulangkan setelah diketahui hamil 6 minggu.

Koordinator Humas PPIH Embarkasi Solo, Sarip Syamsul Samsudin mengatakan, jemaah itu terpaksa dikembalikan ke daerah asal dan tidak bisa diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini.

"Ada satu jemaah calon haji kloter 6 dari Kabupaten Demak yang tidak bisa terbang karena berdasarkan rekomendasi dengan bidang kesehatan yang bersangkutan belum layak terbang karena hamil," ujar Sarip, Selasa (7/6).

Suami Tetap Berangkat

Menurut dia, Pihak PPIH Asrama Haji Donohudan telah menyerahkan yang bersangkutan kepada petugas haji daerah. Kemudian melalui kantor Kementerian Agama setempat diserahkan kepada keluarga.

"Yang mau berangkat itu suami istri, tetapi ternyata istrinya hamil. Tapi atas keputusan mereka berdua akhirnya suami tetap berangkat dan menjalankan ibadah haji dan sudah diterbangkan tadi dini hari," jelasnya.

Lebih lanjut Sarip mengatakan, jemaah itu diketahui hamil saat berada di asrama setelah menjalani pemeriksaan dari bidang kesehatan.

"Jadi mereka yang tidak bisa berangkat tahun ini otomatis akan diikutkan semuanya sesuai dengan nomor porsi pada tahun berikutnya. Jadi tidak ada istilah batal, adanya tertunda," terang dia.

Hingga saat ini 2.140 orang yang sudah diberangkatkan ke Arab Saudi. Sebanyak 2.117 di antaranya jemaah calon haji dan 23 petugas haji. Mereka berasal dari kloter 1 hingga 6. Sampai Selasa (7/6) siang sudah ada 1.780 orang yang sudah tiba di Tanah Suci, terdiri dari 1.761 jemaah calon haji dan 19 petugas haji, mereka dari kloter1 hingga 5. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel