Hamil, Apakah Ada Gaya Berhubungan Seksual 'Spesial' yang Jadi Keharusan?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kehamilan merupakan salah satu hal yang paling menggembirakan pasangan suami istri. Namun ketika kehamilan terjadi, jangan salah, para pria umumnya kerap merasa 'kebingungan'.

Kemudian muncul banyak pertanyaan di benak para calon ayah. Mulai dari apakah diperbolehkan melakukan hubungan seksual selama kehamilan, kapan waktu tepat melakukannya, hingga apakah ada gaya berhubungan seksual khusus selama kehamilan.

Dikutip laman Health, Profesor Obstetri, Ginekologi, dan Ilmu Reproduksi Klinis dari Yale Medical School Dr. Mary Jane Minkin mengakui bahwa tak sedikit pria di luar sana yang merasakan kekhawatiran yang sama tentang berhubungan seksual di masa kehamilan.

Tapi jangan keburu khawatir karena seks selama kehamilan secara umum diperbolehkan. Namun waktu tepat melakukannya adalah setelah trimester pertama. Itu karena saat usia kandungan masih sangat muda, kemungkinan terjadinya kontraksi atau keguguran dapat terjadi.

Nggak cuma itu saja lho. Saat istri lagi hamil muda, terjadi banyak perubahan hormon, salah satunya adalah mual dan muntah yang membuat dorongan gairahnya ikut menurun.

Nah pertanyaan selanjutnya, jika boleh melakukan hubungan seksual setelah trimester pertama, apakah ada 'gaya' khusus yang dianjurkan? Dr Minkin menjelaskan bahwa nggak ada gaya berhubungan intim spesial untuk dilakukan.

Pada dasarnya, bayi yang ada dalam kandungan diproteksi oleh plasenta. Bahkan kata Dr Minkin, bayi pun nggak akan tahu bahwa ayah dan ibunya sedang melakukan hubungan suami istri. Selain itu yang perlu diketahui bersama adalah sperma sebenarnya kaya hormon.

"Anda perlu tahu bahwa sperma kaya akan hormon yang disebut prostaglandin yang sebenarnya dapat merangsang rahim untuk berkontraksi," kata Dr. Minkin yang menjelaskan bahwa pasangan dianjurkan untuk aktif secara seksual jika telah melewati tanggal taksiran lahir.

Kemudian, nggak ada cara yang benar atau salah untuk berhubungan seks saat hamil. Cara pasangan berhubungan seksual faktanya nggak akan menjepit bayi ketika melakukan misionariis ataupun berbaring tengkurap.

"Pilih saja posisi yang terasa nyaman untuk Anda. Itu artinya, posisi wanita di atas tampaknya lebih nyaman," kata Dr. Minkin.

Nah sekarang sudah tahu kan bahwa sebenarnya nggak ada larangan untuk berhubungan seksual selama kehamilan dan kapan waktu yang paling tepat untuk melakukannya.

Oh ya, jika kamu dan pasangan masih punya banyak pertanyaan seutar kehamilan bahkan organ reproduksi, ada baiknya segera berkonsultasi ke dokter profesional.

Pilihlah dokter berpengalaman dan berasal dari rumah sakit yang memiliki dukungan fasilitas medis lengkap dan terkini, serta memberikan pelayanan terpadu, untuk perawatan kesehatan.

Dengan memilih dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang tepat. So, kamu sebagai pasien dapat melakukan perencanaan kehamilan dengan lancar. Termasuk dalam memilih proses persalinan dan perawatan pasca persalinan yang nyaman.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel