Hamilton yakin masih bisa balikkan keadaan kejar gelar kedelapan

·Bacaan 2 menit

Lewis Hamilton menolak menyerah dan yakin masih dapat membalikkan keadaan untuk mengejar gelar juara dunia kedelapan kalinya di saat Mercedes masih memiliki waktu panjang untuk berbenah musim ini.

Ferrari dominan di awal musim dengan memimpin klasemen pebalap dan konstruktor jelang balapan di kandang mereka, Grand Prix Emilia Romagna di Imola, Italia akhir pekan ini.

Sebagai pemuncak klasemen, Charles Leclerc mengantongi keunggulan 34 poin atas George Russell setelah tiga balapan.

Hamilton, sementara bercokol di peringkat lima, tertinggal 43 poin dari sang pebalap Monako.

"Saya bukan ahli matematika jadi saya tidak tahu persentasenya tapi pastinya berat," kata Hamilton seperti dikutip Reuters, Jumat.

Baca juga: Hamilton sebut performa Mercedes tak kunjung membaik di GP Australia

"Jalan masih sangat panjang. Kami telah melihat di tahun-tahun sebelumnya seberapa banyak hal yang terjadi dalam satu musim, masih banyak balapan yang dijalani.

"Masih banyak waktu bagi kami untuk membalikkan keadaan, masih ada waktu bagi kami untuk membenahi mobil ini dan mengeluarkan potensi penuh darinya dan apa yang saya tahu semua tim bekerja tanpa henti untuk mencoba meraihnya."

Hamilton berharap setiap kali ia berada di balik kemudi, mobilnya akan semakin terasa baik.

"Kami tidak memiliki terobosan yang akan mengubah hasil tapi saya harap kami sedikit lebih maju," kata dia.

Baca juga: Charles Leclerc juarai balapan pembuka musim F1 2022 GP Bahrain

Sang pebalap Inggris naik podium sekali sejauh ini ketika ia finis ketiga di balapan pembuka musim GP Bahrain bulan lalu.

Mercedes selalu diuntungkan oleh masalah reliabilitas mobil Red Bull, saat juara dunia bertahan Max Verstappen mengalami dua kali DNF tapi menang di Arab Saudi.

Leclerc telah menang dua kali, menyapu poin bonus dari tiga lap tercepat dan finis kedua di balapan lainnya untuk mengoleksi 71 poin dari 78 total yang tersedia.

Baca juga: Mercedes bekerja keras pangkas jarak dari Ferrari dan Red Bull
Baca juga: Sainz perpanjang kontrak dengan Ferrari hingga 2024
Baca juga: Leclerc fokus balapan di Imola meski kemalingan jam tangan mewah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel