Hamka Haq: Jokowi Bukan Penganut Sekuler, Ia Islam Rahmah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tokoh Islam yang juga Ketua Baitul Muslimin (Bamusi) menegaskan calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi bukanlah penganut sekuler.

"Jokowi bukan sekuler, ia adalah pengamal Islam Rahmah, yang mengutamakan kedamaian, kebhinekaan, dan kesejahteraan wong cilik, kesuksesan pengusaha ekonomi lemah seperti yang sudh dipraktekkan di Solo," ujarnya di Jakarta Rabu (4/7/2012).

Sebagi pengamal Islam Rahmah, Jokowi, katanya, tidak perlu menggembar gemborlkan soal keIslamannya. Yang terpenting, tegas Hamka Haq, bagaimana nilai-nilai Islam terlaksana untuk kedamaian dan kesejahetraan rakyat, sehingga setiap warga negara dapat hidup aman dan nyaman.

"Coba bandingkan dengan tokoh yang Islam tekstual, Islam syiar dan meriah. Tapi menyusahkan orang lain dan tidak mampu mensejahterakan rakyatnya. Mau dikatakan pejuang Islam tapi justru melanggar nilai kemanusiaan yang diajarkan Islam,"kata Hamka Haq.

Jokowi, katanya lagi, bukanlah seorang tokoh yang tidak tekstual seperti itu. Jokowi adalah seorang muslim yang kontekstual, yang langsung berbuat untuk perbaikan nasib rakyat banyak.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI
  • Faisal-Biem Siap Embuskan Ruh Baik di Jakarta
  • Jokowi: Pelanggaran Sumber Dana Kampanye Soal Administratif
  • Nachrowi: Jokowi Bagus Jadi Walikota Solo Saja
  • PDI-P Yogyakarta Gotong Royong Menangkan Jokowi-Basuki
  • Foke Keluarkan Pergub Libur 11 Juli 2012
  • Nachrowi Ramli: Kami Bisa Lebih Kurang Ajar dari Mereka
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.