Hana Kimura Meninggal, Mantan PM Jepang Dorong Hukuman untuk Pelaku Bullying

Liputan6.com, Tokyo - Penggemar Hana Kimura benar-benar terpukul dengan kematian pegulat wanita ini. Bukan hanya karena ia meninggal secara tiba-tiba, tapi juga karena Hana Kimura diduga bunuh diri karena tak kuat mengalami perundungan alias bullying. 

Apalagi ia diketahui memang sering menjadi target komentar jahat di media sosial.

Usai berita kematian Hana Kimura menyeruak, muncul beragam suara keras atas bullying di media sosial. Salah satunya adalah mantan Perdana Menteri Jepang, Yukio Hatoyama.

Hukuman untuk Bullying

Hana Kimura (Instagram/ hanadayo0903)

Diwartakan Reuters baru-baru ini, ia ikut bicara mengenai topik perundungan siber setelah salah satu unggahan Kimura yang telah dihapus menyebutkan bagaimana opini negatif warganet mempengaruhinya.

Ia menyatakan Jepang seharusnya mempertimbangkan hukuman untuk orang-orang yang merundung seseorang di dunia maya.

Pemalu

Hana Kimura (Foto: Instagram/@hanadayo0903)

Apalagi, berbeda dengan penampilannya di atas ring yang perkasa, pegulat dengan rambut berwarna merah muda ini dikenal sebagai gadis polos dan pemalu.

Warganet juga mengungkapkan kesedihan atas peristiwa ini. "Hana, aku sangat sedih karena dunia ini jahat padamu dan kau tak bisa menemukan kedamaian," tulis seorang warganet.

Pengumuman Manajemen

Seperti diberitakan sebelumnya, berita kematian Hana Kimura diumumkan oleh manajemennya, Stardom melalui akun Twitter. Namun, tidak disebutkan apa penyebab kematian perempuan 22 tahun tersebut.  

"Penggemar Stardom, dengan berat hati kami mengabarkan bahwa Hana Kimura telah meninggal dunia," begitu cuit akun @we_are_stardom.

Sejak 2016

Hana Kimura mengikuti jejak ibunya, Kyoko Kimura, terjun ke dunia gulat profesional sejak 2016 silam.

Sepanjang kariernya, Hana Kimura telah meraih penghargaan Artist of Stardom Championship juga Goddess of Stardom Championship.

(Antaranew.com)

 

Simak juga informasi berikut ini:

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.