Hansi Flick Gagal Jadi Pelatih Terbaik, Andritany Jadi Kambing Hitam

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sukses besar di tahun 2020 ternyata belum cukup bagi Hansi Flick merebut pelatih terbaik dunia FIFA 2020. Gelar prestisius tersebut malah jatuh pada manajer Liverpool, Juergen Klopp.

Hal ini menuai pro dan kontra. Sebab, Klopp hanya merebut gelar Premier League bersama Liverpool. Sedangkan Flick menyabet lima gelar bersama Bayern Munich yakni Bundesliga, DFB Pokal, Liga Champions, Piala Super Jerman, dan Piala Super Eropa.

Baca juga: Peran Besar Indonesia Jadikan Juergen Klopp Pelatih Terbaik FIFA

Sosok kapten Timnas Indonesia, Andritany Ardhiyasa menjadi salah satu yang disalahkan atas terpilihnya Klopp. Sebab, dia memiliki jatah sebagai voter atau pemilih.

Anehnya, Andritany sama sekali tak memilih Flick dalam tiga besar pelatih terbaik. Kiper Persija Jakarta ini menempatkan Klopp di urutan pertama. Setelah itu, dia memilih Zinedine Zidane (Real Madrid) dan Julen Lopetegui (Sevilla).

Netizen pun langsung menyerang Instagram Andritany. Kebanyakan mempertanyakan alasan Andritany tak memilih Flick.

Berikut komentar netizen di Instagram Andritany:

"Kocak malah milih Kloop.. dari segi prestasi di 2019-2020 aja pelatih Bayern udah punya segalanya. lah Kloop 2019-2020 cuma juara EPL. Yah jadi pertanyaan gue sebenernya lu nonton bola gak sih bang Ampe gak tau pelatih Bayern Munchen wkwkwkwk.."

"Kenapa ngga Marcelo Bielsa aja ngga lu pilih no 1,nanggu bro klo Klopp dan harusnya Lu pilihh braitwaith nomer 1 FIFA mens player,,,,ngakak gw liat voting lu???? apa cuman nonton EPL dan laliga donk ???"

"Hansi Flick bahkan ga masuk 3 besar? "

"u kalo gak paham sepakbola eropa gak usah ikutan voting."

"yg objektif lah bg kalau nge vote THE BEST Men's FIFA, lu mewakili 250 jt penduduk indonesia."

"Mungkin juarain liga premier lebih sulit dari pada menjuarai liga champions."