Hanung Bramantyo: 2014, Kiamat Politik

TEMPO.CO , Jakarta:Sineas Hanung Bramantyo dan Mahaka Pictures menjadikan kecangnya suasana menjelang Pemilu 2014 sebagai momentum pembuatan film bergenre drama dengan latar politik pemilihan presiden.

Berawal dari sama-sama memiliki keprihatinan terhadap kondisi di negara ini, Hanung Bramantyo (sutradara) bersama Erick Thohir (produser eksekutif) kembali bekerja sama untuk membuat film berjudul 2014. "Film ini tidak bisa dibilang sebagai promosi calon presiden, tapi lebih pada representasi kritik sosial negeri ini," kata Erick saat ditemui Tempo di Pad 28, Tulodong Atas, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Juni 2013.

Hanung menjelaskan prihal pengambilan angka 2014 sebagai judul film ini. Menurut Hanung, pesan cerita dalam film ini secara konten bisa terakomodir dengan angka. "Misal sebelumnya ada film 2012 tentang kiamat, kan bisa bikin penonton penasaran juga. "Kalau 2012 tentang kiamat, 2014 jangan-jangan tentang kiamat politik," seloroh suami Zaskia Adya Mecca ini.

Menurutnya, penafsiran judul sebuah film pada akhirnya bergantung pada penonton. Sebuah judul punya peranan untuk bisa menarik perhatian orang secara umum atau tidak.  "Ketika judul sudah jadi bahan perbincangan, saya pikir itu sebuah trik market yang berhasil," kata dia.

Film 2014 akan dirilis pada Agustus 2013. Film ini dibintangi oleh Ray Sahetapi, Donny Damara, Rio Dewanto, Atiqah Hasiholan, Maudy Ayunda, dan pendatang baru Rizky Nazar.

AISHA

Topik terhangat:Edsus Aksi Alay | Penembakan Tito Kei | Tarif Baru KRL | Kisruh KJS | PKS Membangkang | Fathanah

Berita Terpopuler

Syuting Pengajian, Penontonnya Ibu-ibu Bayaran

Syarat Menceburkan Diri Jadi Anak Alay

Penonton Bayaran Jadi Alay karena Tuntutan

Korlap Alay Bisa Jadi Profesi  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.