Hanya Dalam 5 Musim, 5 Pelatih yang Bekerja Sama dengan Cristiano Ronaldo Mundur dan Dipecat: Bawa Sial?

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Kiprah Cristiano Ronaldo dalam 5 tahun terakhir ternyata membawa 'kutukan' bagi pelatih dan klub yang dibelanya. Dalam setiap musim, klub yang dibela Cristiano Ronaldo selalu memecat pelatihnya atau sang pelatih yang memutuskan mundur dari pekerjaannya itu.

Dalam lima tahun tersebut, Cristiano Ronaldo tercatat membela tiga klub berbeda. Ia menjalani kiprahnya bersama Real Madrid hingga 2018 dan kemudian memutuskan pindah ke Juventus selama tiga musim, dan pada musim ini kembali ke Manchester United, klub yang sempat membesarkan namanya dulu.

Boleh dibilang kehadiran Cristiano Ronaldo selalu menjadi hal yang penting bagi klub yang dibelanya. Cristiano Ronaldo selalu mampu memberikan gelar juara untuk klub yang dibelanya, termasuk ketika periode pertama Cristiano Ronaldo membela Manchester United.

Penyerang asal Portugal itu merupakan pencetak gol yang luar biasa bagi timnya. Dia menjadi top scorer Real Madrid pada 2017/2018, pencetak gol terbanyak Juventus dalam tiga musim berturut-turut, dan kini menjadi mesin gol Manchester United.

Namun, di balik kehebatan Cristiano Ronaldo itu, ada fakta unik yang terjadi di sekitarnya dalam lima tahun terakhir. Klub yang dibela oleh bintang asal Portugal ini selalu berpisah dengan pelatihnya. Siapa saja mereka?

vidio:MOTION GRAFIS: Cristiano Ronaldo dan 9 Transfer Pemain Termahal dalam Sejarah Sepak Bola

Zinedine Zidane

Ia mengakhiri karir sebagai pemain sepak bola pada tahun 2006 dan saat ini didaulat sebagai juru taktik tim yang berjuluk Los Blancos sejak tahun 2016. (Foto: AFP/Oscar Del Pozo)
Ia mengakhiri karir sebagai pemain sepak bola pada tahun 2006 dan saat ini didaulat sebagai juru taktik tim yang berjuluk Los Blancos sejak tahun 2016. (Foto: AFP/Oscar Del Pozo)

Musim 2017/2018 menjadi musim yang indah bagi Real Madrid. Mereka meraih gelar juara Liga Champions ketiga secara beruntun. Namun, petaka terjadi tak lama setelah pesta digelar.

Zidane memutuskan mundur dari posisi pelatih. Sejak pertengahan musim, ada banyak spekulasi tentang masa depan Zidane. Dia disebut punya hubungan buruk dengan Florentino Perez.

"Saya mencintai Real Madrid. Klub perlu untuk terus juara, tapi juga butuh perubahan, butuh sesuatu yang berbeda, dan butuh metodologi lain. Itulah sebabnya saya mengambil keputusan mundur," kata Zidane ketika itu.

Tidak lama setelah Zidane mundur dari Real Madrid, Cristiano Ronaldo pun angkat kaki. Dia pindah ke Juventus dengan nilai transfer mencapai 100 juta euro. Dia pun menjadi transfer paling mahal dalam sejarah Juventus.

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri datang ke Juventus pada tahun 2014, Allegri datang menggantikan Antonio Conte yang pada saat itu memutuskan pergi dari Turin untuk menuju Chelsea. (AFP/Isabella Bonotto)
Massimiliano Allegri datang ke Juventus pada tahun 2014, Allegri datang menggantikan Antonio Conte yang pada saat itu memutuskan pergi dari Turin untuk menuju Chelsea. (AFP/Isabella Bonotto)

Pada musim pertamanya di Serie A, Cristiano Ronaldo sempat kesulitan. Dia butuh beberapa laga untuk mencapai level terbaiknya. Pada akhir musim, pemain dengan label branding CR7 itu bersama Juventus meraih gelar scudetto musim 2018/2019.

Tapi, keputusan mengejutkan diambil Allegri sebagai pelatih. Allegri tidak melanjutkan tugasnya bersama Juventus. Klub pun menyetujui keputusan yang diambil eks pelatih AC Milan tersebut.

Ada banyak spekulasi terkait kasus tidak berlanjutnya kerja sama Allegri dan Juventus. Nama Cristiano Ronaldo tentu saja disebut-sebut. Beberapa sumber menyebut Cristiano Ronaldo tak suka dengan pendekatan sepak bola Allegri yang cenderung bertahan.

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri didatangkan Juventus untuk menggantikan Massimiliano Allegri. Di bawah Sarri, perolehan gol Ronaldo di Allianz Stadium meningkat. Dari 46 pertandingan di bawah besutan Sarri, Ronaldo berhasil mencetak mencetak 37 gol dan 9 assist. (AFP/Kirill Kudryavtsev)
Maurizio Sarri didatangkan Juventus untuk menggantikan Massimiliano Allegri. Di bawah Sarri, perolehan gol Ronaldo di Allianz Stadium meningkat. Dari 46 pertandingan di bawah besutan Sarri, Ronaldo berhasil mencetak mencetak 37 gol dan 9 assist. (AFP/Kirill Kudryavtsev)

Setelah berpisah dengan Allegri, Juventus kemudian mendatangkan Maurizio Sarri dari Chelsea. Sarri punya musim yang sulit bersama Chelsea pada 2018/2019, walau mampu memberikan gelar Liga Europa.

Sarri akhirnya berlabuh ke Turin. Dia menjadi mentor baru bagi Cristiano Ronaldo. Seperti yang dilakukan Allegri musim sebelumnya, Sarri mampu membawa Juventus meraih gelar scudetto Serie A musim 2019/2020.

Tapi, kegagalan di pentas Liga Champions membuat Sarri dipecat Juventus. Selain gagal di Liga Champions, performa Juventus di Serie A juga tidak cukup meyakinkan. Sarri harus angkat kaki.

Andrea Pirlo

Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, meninggalkan lapangan didampingi pelatih Andrea Pirlo usai mengalami cedera dalam lanjutan liga Italia pekan ke-7 menghadapi Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (8/11/2020). Juventus harus puas berbagi angka 1-1. (AP Photo/Andrew Medichini).
Striker Juventus, Cristiano Ronaldo, meninggalkan lapangan didampingi pelatih Andrea Pirlo usai mengalami cedera dalam lanjutan liga Italia pekan ke-7 menghadapi Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (8/11/2020). Juventus harus puas berbagi angka 1-1. (AP Photo/Andrew Medichini).

Pengganti Maurizio Sarri adalah Andrea Pirlo. Ini bukan rencana utama Juventus, sebab pada awalnya Pirlo disiapkan untuk menjadi tim U-23. Bahkan ketika ditunjuk sebagai pelatih tim senior, Pirlo belum mengantongi lisensi kepelatihan.

Pada akhirnya, Pirlo melenggang karena memang sudah lolos lisensi kepelatihan. Pirlo menjadi pelatih Juventus dan segalanya tidak berjalan seindah ketika Pirlo masih menjadi pemain.

Juventus kehilangan gelar Scudetto pada musim 2020/2021 dan nyaris gagal meraih posisi empat besar dalam klasemen akhir. Ini adalah hasil yang tidak bisa ditoleransi. Apalagi Juventus juga gagal total di pentas Liga Champions. Pirlo pun dipecat.

Ole Gunnar Solskjaer

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mendekati Cristiano Ronaldo pada akhir pertandingan Grup F Liga Champions melawan Atalanta di Gewiss Stadium, Bergamo, Italia, Rabu (3/10/2021) dini hari WIB. (AP Photo /Luca Bruno)
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mendekati Cristiano Ronaldo pada akhir pertandingan Grup F Liga Champions melawan Atalanta di Gewiss Stadium, Bergamo, Italia, Rabu (3/10/2021) dini hari WIB. (AP Photo /Luca Bruno)

Solskjaer menjadi pelatih kelima yang menjadi korban 'kutukan' Cristiano Ronaldo. Solskjaer baru saja dipecat oleh Manchester United pada akhir pekan lalu. Solskjaer harus meninggalkan Old Trafford setelah The Red Devils kalah 1-4 dari Watford.

Sejatinya, Manchester United memulai musim 2021/2022 dengan sangat impresif. Kedatangan Cristiano Ronaldo membuat klub merasa kian dekat dengan gelar juara yang belum diraih pada era kepelatihan Solskjaer.

Tapi, rangkaian hasil buruk membaut legenda Manchester United itu harus meninggalkan Old Trafford. Sebelum kalah dari Watford, The Red Devils juga kalah dari Manchester City dan Liverpool di Premier League, disingkirkan Aston Villa dari Carabao Cup, dan kalah dari klub Swiss, Young Boys, di Liga Champions.

Sumber: Bola

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, published 23/11/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel