Hanya Sebagian Wisata di Sumenep Buka Saat Libur Lebaran, Kenapa?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi menegaskan, objek wisata yang boleh buka saat libur lebaran adalah yang telah memenuhi protokol kesehatan. Sementara yang belum, dia tegas melarang tempat wisata tersebut untuk dibuka untuk umum.

"Maka kalau pengelola ingin membuka objek wisata yang dikelolanya harus memenuhi standar dulu," katanya, dikutip dari Antara Sabtu (15/5/2021).

Fauzi tidak merinci berapa jumlah objek wisata di Sumenep yang belum memenuhi standar protokol kesehatan dimaksud. Hanya, dia telah menyampaikan hasil penilaian dan evaluasi tim COVID-19 Pemkab Sumenep itu ke masing-masing pengelola objek wisata di wilayah itu agar pemenuhan standar protokol kesehatan segera dipenuhi.

"Ini penting kami sampaikan, karena berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian Satgas COVID-19 Pemkab Sumenep masih ada objek wisata yang belum memenuhi standar penerapan protokol kesehatan," katanya.

Menurutnya, sesuai dengan ketentuan awal, pembukaan objek wisata di Kabupaten Sumenep pada Hari Raya Idul Fitri 1442 HIjriah kali ini pada H+1 Lebaran.

Standar Prokes

Hanya saja, karena belum semua objek wisata memenuhi standar protokol kesehatan, maka hanya sebagian yang bisa buka.

"Jadi, objek wisata yang buka, berarti yang sudah memenuhi standar protokol kesehatan dan yang belum, maka belum bisa buka, karena semua objek wisata di Sumenep ini dalam pengawasan Satgas dan harus berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 Pemkab Sumenep," tukas A chmad Fauzi.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel